10 Lagu Keren Demi Lovato dan Alasan Menyukainya

in Musik by
10 Lagu Keren Demi Lovato dan Alasan Menyukainya
10 Lagu Keren Demi Lovato. Sumber gambar: GENIUS.

Ini adalah tulisan ketiga saya masih dengan objek pembicaraan Demi Lovato. Sebelum jauh ke mana-mana, saya hanya bilang, saya bukan seorang penggemar Dik Demi atau Lovatics. Benar begitu sebutannya? Saya masihlah seorang penggemar tetap Taylor Swift sejak tahun 2014 hingga 2053 dan penggemar paruh waktu Katy Perry sejak tahun 2017 sampai 2070.

Di tulisan sebelumnya, saya sudah membahas tentang album terbaru dia Tell Me You Love Me dan itu akhirnya melibatkan album-album sebelumnya sebagai perbandingan. Kali ini, berhubung beberapa hari terakhir histori Youtube dan Spotify saya adalah Demi Lovato, maka rasanya saya butuh membuat satu tulisan terakhir, serius, terakhir banget.

Demi Lovato punya suara bagus, lagu-lagu keren, video klip yang ciamik, dan kisah hidup yang menarik untuk dikorek. Dia sudah mengeluarkan enam album yang terus berevolusi menemukan titik klop antara lagu-lagu yang dibawakan dengan suara bernada tinggi miliknya.

Dalam sebuah album, memang mustahil menghasilkan semua lagu keren. Bahkan album Reputation Taylor Swift pun demikian halnya. Suka dengan satu lagu itu kadang pemicunya tidak melulu dari satu sudut pandang yang itu lagi-itu lagi. Saya bukan penyimak lirik yang baik, saya bahkan berulang kali membuka situs penyedia lirik lagu untuk memastikan apa saya salah dengar atau bagaimana. Saya bisa suka dengan satu lagu karena videonya. Karena sejarah di balik lagu. Atau mungkin penasaran dengan judulnya.

Dan saya sudah mengumpulkan 10 lagu keren Demi Lovato dari sekian banyak track yang sudah dia luncurkan dari album-albumnya. Jika saya suka dari liriknya, akan saya kutip bagian menariknya.

 

  1. Father

You did your best or did you?

Sometimes I think I hate you

I’m sorry, dad, for feelin’ this

I can’t believe I’m sayin’ it

I know you were a troubled man

I know you never got the chance

To be yourself, to be your best

I hope that Heaven’s given you

A second chance

 

Pertama kali dinyanyikan secara live adalah saat Spotify Sessions (Live from Spotify NYC) di tahun 2016. Demi bercerita sedikit mengenai lagu ini dan betapa sulitnya untuk dibawakan. Lagu untuk almarhum ayahnya. Versi studionya hampir sama dengan versi live. Untunglah, dari 5 lagu yang dia bawakan di acara tersebut, tidak ada satu pun yang “cacat”. Manusiawi kok kalau tiba-tiba suara yang nggak sesuai harapan, tidak pas dengan cord, dan sebagainya.

Lagu ini ditulis Demi bersama Laleh Pourkarim, seorang musisi berdarah Iran.

 

  1. Confident

Lagu selanjutnya adalah Confident dari album kelimanya yang juga menjadi judul album. Ditulis oleh Demi bersama si kondang Max Martin, Savan Kotecha, dan Ilya Salmanzadeh. Saya menyukai video klipnya. Pesan dalam lagu ini memang positif, tapi yang lebih penting, Demi di video itu badass banget plus ada Michelle Rodriguez jadi antagonisnya. Entahlah apakah Bad Blood terinspirasi dari Confident atau tidak. Meski keren, tapi Confident hanya ditonton 200 juta kali sementara Bad Blood sudah mencapai 1 miliar kali.

 

  1. Who’s That Boy?

Ada satu rekaman amatiran konser atau apalah itu, di Brazil tahun 2012. Demi menyanyikan lagu ini lalu ada yang melempar bra warna ungu. Dia memungut bra itu lalu dia kasih lihat ke penonton sebelum ditaruh gitu aja. Ini maksudnya gimana coba? Sebelumya, dia sempat minta kertas dengan tulisan Lesbian for Demi dari salah satu penonton. Berhubung lagunya juga enak buat joged, Demi pun goyang ala penyanyi berambut pirang Pantura nyari saweran.

Lagu ini ditulis oleh Ryan Tedder, Noel Zancanella, dan Devin Tailes untuk mengisi album Unbroken (2011)

 

  1. Skycrapper

Ditulis oleh Toby Gad, Lindy Robbins, dan Kerli Koiv untuk Demi Lovato pastinya. Lagu yang liriknya sedih, video klipnya tidak begitu berbekas dalam kepala sih sebenarnya, hanya saja sangat sering diputar di radio sehingga terngiang-ngiang. Saya tahu Demi Lovato dari lagu ini.

 

  1. For The Love Of A Daughter

Don’t you remember I’m your baby girl?

How could you push me out of your world,

Lied to your flesh and your blood,

Put your hands on the ones that you swore you loved?

Don’t you remember I’m your baby girl?

How could you throw me right out of your world?

So young when the pain had begun

Now forever afraid of being loved

 

Lagu ini ditulis Demi bersama William Beckett jauh sebelum lagu Father tercipta, di saat ayahnya masih hidup, ayahnya yang berdarah Meksiko-Portugis-Yahudi. Dibawakan dengan nada miris seorang anak perempuan yang mengemis agar ayahnya kembali dekat kepada darah dagingnya sendiri. Tapi harapan itu sangat susah untuk terpenuhi. Lagi-lagi sebuah track yang emosional. Di luar sana, ada banyak anak yang kehilangan figur sang ayah karena alkoholik, tapi mengungkapkan protes lewat lagu, tidak banyak musisi melakukannya. Di klimaks lagu ini, Demi terus menaikkan nada meskipun masih di bawah Father yang begitu sempurna high note-nya.

 

  1. Nightingale

Can you be my nightingale?

Sing to me

I know you’re there

You could be my sanity

But bring me peace

Sing me to sleep

Say you’ll be my nightingale

 

Lagu ini ditulis Demi bersama Anne Preven, Matt Radosevich, dan Felicia Barton di album Demi (2013). Salah satu lagu yang saya suka ketika dinyanyikan versi live ketimbang rekamannya. Lagu ini konon ditulis Demi untuk mengenang teman masa remajanya yang mati bunuh diri. Terasa kan betapa emosionalnya ketika lagu ditulis karena ada faktor kematian seseorang. Barangkali jika dinyanyikan orang lain, akan berbeda rasanya. Apalagi kalau saya yang nyanyi.

 

  1. Really Don’t Care

Lagu ceria yang ditulis keroyokan oleh Demi bersama Carl Falk, Rami Yacoub, Savan Kotecha, dan Cher Lloyd. Dinyanyikan bareng dengan Cher Lloyd. Jika Taylor punya Never Getting Back Together, Demi punya ini sebagai jagoannya. Isi lagunya sebenarnya tentang putus hubungan. Sementara videonya sangat LGBT, syutingnya saat LA Pride, dengan keramaian orang-orang yang merayakan seksualitasnya dan orang-orang yang mendemo LGBT. Tentu saja ada pihak pengamanan di sana sehingga tidak terjadi apa-apa. Selain Cher Llyod, ada juga Travis Barker, Perez Hilton, dan gay people everywhere. Demi memang termasuk aktivis pembela LGBT meskipun dia tidak mengatakan posisinya di mana. Nggak penting juga.

 

  1. Never Been Hurt

Masih merupakan lagu ceria, musiknya maksud saya. Sedikit mengingatkan pada lagu Kelly Clarkson, Since You’ve Been Gone. Liriknya tidak begitu penting, tapi saya menyukai permainan vokalnya ketika dia menyebut “hurt” terdengar seksi-aneh. Seksi aja deh.

Ditulis oleh Demi bersama Ali Tamposi, Evigan, Jordan Johnson, Marcus Lomax, dan Stefan Johnson untuk album Demi (2014).

 

  1. Cool for Summer

Entah apa sebenarnya pesan yang ingin disampaikan dari lagu ini. Ditulis oleh Demi bersama Savan, Kotecha Martin, Alexander Kronlund, dan Ali Payami mengisi track kedua album Confident (2015). Lirik lagunya membuat kita bertanya-tanya, sebenarnya maksudnya curious apa sih? Di musim panas mencium siapa? Kenapa harus dirahasiakan? Jika mengira pesan itu akan diperjelas di dalam video klip, siap-siap kecewa. Di video ini tidak ada yang merujuk apakah Demi akan mencium perempuan. Dih, situ ngarep. Lagi pula, semakin misterius kan lebih asyik ya. Video klipnya setipe dengan Sorry Not Sorry. Sedang hore-hore gitulah dengan pakaian seksi. Yang saya tidak paham sampai sekarang, kenapa dia harus berpakaian seksi kalau dia unggulnya di suara? Why Demi, Why? Please leave comment below. Eh.

 

  1. Stone Cold, Kingdom Come, Lionheart, Daddy Issues, Instruction, You Don’t Do It Anymore

Saya rekap beberapa judul sekalian di poin ini karena seharusnya saya hanya menyebutkan 10, tapi apa mau dikata, rasanya kurang puas kalau belum menyebut beberapa judul tadi. Demi memang punya banyak lagu enak, mulai dari yang ngajakin olahraga, sampai bobo bareng, ups! Sebagai Swifties yang tidak fanatik, saya mengakui, mendengarkan musik lain itu sangatlah penting. Selain menambah wawasan, juga lumayan untuk nambah postingan blog. Rumput tetangga memang lebih hijau, apalagi rumput sintesis di Bernabeu.


Jogja, 24 Januari 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

Latest from Musik

Partners Section:

best thai dating appbest thai dating appbest thai dating appbest thai dating appbest thai dating appbest thai dating appbest thai dating appbest thai dating appfree iphone 8free iphone 8free iphone 8free iphone 8free iphone 8free iphone 8free iphone 8free iphone 8
error: All contents protected, please contact email below to copy
Go to Top

Powered by themekiller.com sewamobilbus.com caratercepat.com bemp3r.co