Sebutkan 3 Hal yang Akan Membuatmu Histeris #10DAYSKF |

2 Jam menjelang deadline, saya baru menuliskan tentang Sebutkan 3 Hal yang Akan Membuatmu Histeris. Tidak seperti tulisan di hari pertama, saya kesulitan untuk menjawab sesuatu yang saya belum pernah alami seumur hidup, seingat saya.  Lebih mudah rupanya menuliskan review tentang film xXx Return of Xander Cage (2017).

Sebutkan 3 Hal yang Akan Membuatmu Histeris #10DAYSKF

Sumber gambar: chieftainpress.net

Ketika membaca beberapa tulisan peserta #KampusFiksi 10 Days Writing Challenge, penyebab histeris adalah hal-hal yang berasal dari luar diri, seperti bertemu dengan bintang idola. Saya sempat hampir menuliskan hal serupa, namun ketika saya pikirkan kembali, bertemu Taylor Swift di suatu waktu mungkin tidak cukup membuat saya memasuki fase histeria. Bukankah dia sudah begitu sering membuat kejutan pada para penggemarnya? Kenapa saya harus merasa itu hal pertama dan satu-satunya yang dia lakukan. Lupakan Taylor Swift kalau begitu. But I love you, Taylor Swift!

Lalu saya berpikir lagi, jika saya tiba-tiba punya kekuatan super semacam sinar laser yang keluar dari mata, atau jaring laba-laba yang keluar dari pergelangan tangan, bisa tiba-tiba menghilang, bisa lari melebihi kecepatan pesawat, bisa menembus atmosfer bumi tanpa terbakar, sepertinya itu mustahil dan bagaimana bisa membuat saya histeris? Itu kan hanya ada di dunia komik Marvel dan DC.

Sebutkan 3 Hal yang Akan Membuatmu Histeris #10DAYSKF

Sumber gambar: IMDB

Saya tidur sejenak, kemudian terbangun, muter-muter kota dengan motor, sambil berpikir membuka beberapa pintu memori di dalam kepala. Pasti ada hal-hal dalam diri saya yang jika kehilangannya, akan membuat saya seperti kehilangan separuh jiwa. Bukan saya yang sekarang, kemungkinan besar membuat saya akan memasuki fase histeria sesungguhnya, yang pernah menjadi bahan riset Sigmund Freud hingga dikenal sebagai Teori Psikoanalisis.

Ada 3 hal, menyangkut apa yang ada dalam kepala saya. Jika 3 hal itu sampai hilang, saya akan butuh seorang psikiater untuk menolong saya mengembalikannya secara utuh. Atau saya akan menjadi ketergantungan dengan antidepresan seumur hidup. 3 hal yang akan berkaitan satu sama lain.

Sebutkan 3 Hal yang Akan Membuatmu Histeris #10DAYSKF 4

3 Hal yang Akan Membuatmu Histeris. Sumber gambar: haikudeck.com

Pertama, kemampuan untuk menulis. Isi blog saya semuanya adalah tulisan. Bahan-bahannya saya dapatkan dari aktivitas sehari-hari, hobi, hal-hal yang saya cintai. Di laptop saya juga banyak tulisan-tulisan yang sedang saya kerjakan. Menulis adalah mainan sehari-hari saya dan bisa saya lakukan kapan pun. Saya tidak bisa membayangkan jika di suatu hari, saya kehilangan cara untuk menulis. Saya tidak bilang saya takut kehilangan tangan, sebab menulis bisa dengan mulut, dengan kaki, Tapi pabrik ide-ide itu ada dalam kepala. Sel-sel neuron saya tiba-tiba mogok bekerja dan saya memasuki fase menjadi seorang yang sangat tolol. Itu mimpi buruk.

Kedua, kemampuan untuk memikirkan hal yang lucu. Saya suka menonton video-video dari berbagai talk show di mana pembawa acaranya memiliki selera humor yang tinggi. Jimmy Fallon, Ellen Degeneres, Oprah, Sarah Sechan, Indy Barends. Saya mempelajari bagaimana melucu tanpa kita tertawa lebih dulu ketika menceritakannya, bagaimana membiarkan orang tertawa lebih dulu sebelum kita tertawa. Itu humor yang berkelas. Saya tidak bisa membayangkan, di suatu hari, saya benar-benar kehilangan cara untuk meramu sebuah hal menjadi bisa ditertawakan. Hidup saya akan penuh dengan kemuraman, hening, sedih, depresi.

Sebutkan 3 Hal yang Akan Membuatmu Histeris #10DAYSKF

3 Hal yang Akan Membuatmu Histeris. Sumber gambar: IMDB

Ketiga, kemampuan untuk mengingat masa lalu. Otak manusia konon memiliki memori yang tidak bisa diukur seperti halnya memori komputer, tidak ada satuan byte yang bisa menyetarainya. Otak manusia tidak bisa disusupi virus semacam Trojan atau Worm. Otak manusia tidak butuh Avira atau Kaspersky. Sebab manusia punya kemampuan untuk menyaring apa pun untuk mengakses sistem kerja otak. Di dalam kepala kita yang terlindungi tengkorak, kulit kepala, hingga rambut, ada pusat dari segala eksistensi seorang manusia. Memori adalah salah satunya. Memori menyimpan semua hal yang pernah dialami manusia, bukan apa yang akan dialami. Berapa tahun seorang manusia hidup, maka sebegitu banyak memori yang tersimpan. Saya tidak bisa membayangkan, suatu saat saya kehilangan memori itu. Yah, tentu tidak setiap detik hal akan kita ingat selalu, tapi bagaimana jika hal-hal besar pun hilang begitu saja? Saya lupa siapa keluarga saya, siapa teman-teman saya, siapa saya sendiri, saya lupa beragama apa, siapa yang pernah saya cintai, siapa yang pernah saya lukai. Mengerikan. Saya tidak menemukan cara untuk memanggil memori itu kembali sebab saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan.

Itu 3 hal yang saya selalu berharap, tidak akan pernah mengalaminya, sehingga saya tidak perlu menjadi gila karenanya.

 

Jogja, 19 Januari 2017