A Good Day to Die Hard (2013); Film Aksi Heroik Ayah dan Anak

A Good Day to Die Hard (2013); Film Aksi Heroik Ayah dan Anak
A Good Day to Die Hard (2013). Sumber gambar: IMDB

A Good Day to Die Hard, nonton deh seri terbaru Die Hard yang sangat lekat dengan sosok Bruce Willis. Nggak membuat gue kecewa sedikit pun. Yang namanya telinga ama mata tuh bener-bener terpuaskan. Pertama, soal sound effect emang sangat maksimal. Setiap suara dihadirkan dengan menggelegar dan … haduh keren deh. Kedua, visualnya sama gilanya dan ini film action pertama di tahun 2013 yang membuat gue kembali meyakini kalau Hollywood emang nggak terkalahkan dari banyak segi.

Cerita dalam film produksi 20th Century Fox ini sebenernya simpel aja. Bruce Willis yang di dalam film berperan masih sebagai John McClane dapat kabar kalau anaknya si Jack McClane (Jai Courtney) masuk penjara karena membunuh orang di Moskow Rusia. John pingin tahu nih anaknya kenapa sampe bisa jadi seorang pembunuh. Datanglah dia ke Moskow dan di saat yang sama, Yuri Komarov akan disidangkan dan John akan menjadi saksi. Yuri ini adalah tahanan politik pemerintah Rusia dan punya berkas rahasia yang diincar oleh rivalnya, Chagarin.

Chagarin cemas karena Yuri mengatakan kalau dirinya akan membeberkan rahasia yang melibatkan Chagarin. Rupanya ini ada hubungannya dengan proyek Chernobyl yang kontroversial. Oleh karenanya, dia mengutus sebuah tim khusus untuk menculik Yuri saat persidangan. Nah, rupanya Jack punya misi untuk menyelamatkan Yuri. John pun mau nggak mau terlibat dalam usaha penyelamatan Yuri.

Adegan-adegan mengagumkan pun hadir dan gue nggak habis pikir gimana cara membuat adegan ledakan yang sangat spektakuler, lalu kejar-kejaran mobil di jalanan kota Moskow dengan menghancurkan sekian banyak mobil, terus ada juga helikopter yang dibenturkan ke sebuah gedung lalu meledak. Wow wow wow!

Gue juga makin suka sama film ini karena settingnya di kota yang emang gue naksir berat, Moskow man! Moskow itu kota yang ga mungkin bisa dibandingkan cantiknya dengan New York, Paris, atau London. Moskow itu kota yang misterius dengan suasana yang kelam khas Rusia. Yup, beberapa landmark paling populer di Moskow bisa gue lihat di sini. Apa lagi kalau bukan St. Basil dan Kremlin meski nggak ada pengambilan gambar di dalam dua tempat itu.

Oh ya, dialog dalam film ini banyak menggunakan bahasa Rusia, yang nggak sama sekali terlibat percakapan bilingual adalah John. Mungkin dia emang sengaja menjadi sosok representasi orang Amerika gitu kali ya. Di film ini juga dia terlihat tidak begitu agresif dibandingkan Jack, dengan alasan dia tidak sedang menjalankan tugas. Ya apa pun itu, Willis bermain sangat baik, cool dan humoris.

The point, film ini gue rekomendasikan buat ditonton. Bakal rugi kalau nggak nonton sekarang, karena di Amerika Serikat baru tayang pas Valentine.

Trailer A Good Day to Die Hard:

Yogyakarta, 6 Februari 2013

Leave a Response