Aimee & Jaguar (1999); Film Tentang Percintaan 2 Perempuan Zaman NAZI

Aimee & Jaguar (1999); Film Tentang Percintaan 2 Perempuan Zaman NAZI
Aimee & Jaguar (1999). Sumber gambar: IMDB

Aimee & Jaguar mengambil setting 2 masa, yaitu kota Berlin di tahun 1940 ketika Hitler dan NAZI menguasai Jerman dan negara-negara Eropa dan 1990 alias setengah abad setelah tokoh-tokoh ini mengalami masa-masa berat. Felice Schragenheim bekerja di sebuah surat kabar, berdarah Yahudi, namun menyembunyikan hal itu mengingat NAZI memberikan pembatasan dalam banyak aspek. Teman-temannya pun demikian. Di depan umum, mereka menjadi warga negara yang mendukung Hitler, hidup dalam kemunafikan demi keselamatan masing-masing. Felice adalah seorang perempuan bebas dan romantis. Ada seseorang yang selalu dikiriminya surat-surat cinta yang begitu puitis, yaitu majikan dari sahabatnya yang bekerja sebagai pengasuh. Nyonya Wust. Seorang istri prajurit NAZI dan ibu dari empat anak yang masih kecil-kecil. Gunther, sang suami, sedang berada jauh dari rumah. Makanya, Lily bisa berselingkuh dengan lelaki lain bernama Ernst. Pria inilah pula yang dikiranya menulis surat-surat kaleng romantis.

Tidak betah berlama-lama hanya bersurat-suratan, Felice minta dikenalkan pada Lily lewat Ilse yang bekerja sebagai pengasuh anak-anak Lily. Keduanya berkenalan dan tidak ada yang istimewa, Lily tidak merasa ada sesuatu yang aneh dengan keberadaan Felice. Di matanya, Felice adalah perempuan yang bisa berbuat apa saja yang diinginkan. Dia tidak tahu banyak mengenai latar belakang kenalan barunya itu.

Di sebuah pesta, Felice mencium Lily dan dibalas dengan sebuah tamparan saking kagetnya. Diusirnya pula gadis itu dari rumahnya sampai kemudian pendekatan Felice berujung respons yang sesuai harapannya. Sementara itu, sang suami sesekali datang lalu pergi lagi karena NAZI mulai kalang-kabut dengan serangan sekutu yang membombardir Jerman. Berlin rusak parah. Anak-anak difungsikan sedini mungkin, orang-orang Yahudi makin tidak jelas nasibnya. Mereka ditangkapi dan dibawa ke kamp konsentrasi. Lily baru sadar, Felice selalu bersembunyi karena darah Yahudi di tubuhnya. Demikian pula Ilse dan teman satu gengnya.

Pergi dari berlin adalah pilihan yang terbaik, itulah yang memisahkan banyak orang-orang yang terikat oleh cinta. Felice tahu, pergi adalah keputusan terbaik untuk dirinya. Tapi dia memilih opsi lain. Dengan berat hati, dia mengucapkan perpisahan dengan teman-temannya demi terus bersama Lily. Meski dia harus mati karenanya.

Oh ya, Aimee & Jaguar sebenarnya hanya sebutan antara Felice dan Lily. Nggak ada hubungannya sama mobil mewah atau apa pun. Lily yang awalnya memiliki karakter ibu rumah tangga yang biasa-biasa saja, menunjukkan perubahan menjadi lebih emosional dan sensitif. Terlebih bisa membaca adanya rasa cinta dari perempuan lain untuk Felice. Dia bahkan lebih cemburu ketika melihat Felice berciuman dengan perempuan lain ketimbang suaminya bermesraan dengan perempuan yang baru dikenalnya di pesta. Karakter Felice bisa dibilang tidak banyak mengalami perkembangan. Masih tetap seorang perempuan perokok yang punya kebebasan atas hidupnya sendiri termasuk memilih dengan siapa dia akan menghabiskan hari-harinya.

TrailerĀ Aimee & Jaguar:

Yogyakarta, 1 Mei 2015

Leave a Response