American Hustle (2013); Film yang Bukan Tentang Cinta Segitiga

American Hustle (2013); Film yang Bukan Tentang Cinta Segitiga
American Hustle (2013). Sumber gambar: IMDB

American Hustle adalah film yang persaingannya cukup kuat dengan The Wolf of Wall Street pada ajang Academy Awards 2014. Paling tidak sejumlah kru film ini mendapatkan 10 nominasi. Dan sukses membawa pulang 2 kategori di Golden Globes.untuk kategori Best Performance by an Actress in a Motion Picture – Comedy or Musical dan Best Performance by an Actress in a Supporting Role in a Motion Picture.

 

Apa yang membuat film American Hustle begitu cemerlang di ajang penghargaan internasional sekelas Academy Awards? Tentu saja totalitas penggarapan film hingga membuat banyak orang terpukau. Termasuk totalitas adalah ketika Cristian Bale (The Prestige) yang ketika dalam film Batman tampil begitu ganteng dan langsing, tapi khusus American Hustle tampil dengan dandanan tahun 70-an, kepala rada botak, perut gendut dan bercambang. Jangan kaget kalau aktor-aktor Hollywood bisa menghayati peran sampai mengubah bentuk fisik 180 derajat.

Lawan mainnya adalah Amy Adams (Man of Steel, Arrival, Nocturnal Animals), seorang perempuan seksi tapi berotak licik (di beberapa adegan, dia mengenakan blus dengan belahan rendah, terbuka, dan tanpa bra), dipacari Irving yang berstatus sudah menikah dengan Rosalyn Rosenfeld (Jennifer Lawrence-The Passenger, Silver Linings Playbook).

American Hustle bukan semata-mata soal cinta segitiga yang membosankan. Tapi sepak terjang seorang seorang Irving yang menjalankan usaha ya sebut saja melipatgandakan uang kliennya sampai sepuluh kali lipat. Iriving sebenarnya juga punya bisnis yang bersih, yaitu bisnis laundry dan jual beli lukisan (walaupun ada yang palsu dan dijual mahal juga). Ia kemudian berkenalan dengan Sydney dan mulailah mereka mengembangkan bisnis money laundry dengan skala lebih besar, tentu saja mereka butuh kantor yang bisa meyakinkan calon klien. Sydney kemudian berpura-pura menjadi keturunan bangsawan Inggris yang menjadi penyandang dana bagi Irving. Mudah saja menipu orang dengan kekompakan keduanya.

Sepak terjang Irving akhirnya tercium oleh FBI (plotnya kurang lebih sama dengan The Wolf of Wall Street) dan seorang agen bernama Richie DiMaso ditugaskan untuk menangkap pasangan Irving-Sydney. Mereka diberi syarat bisa bebas jika mampu menjebak empat tersangka suap dari kalangan pejabat pemerintahan. Untuk menangkap, butuh barang bukti. Mereka bertiga mengatur rencana (selain itu, Irving dan Sydney juga punya rencana sendiri) untuk melakukan sejumlah transaksi dan tentu saja uang tunai.

Kalau saya membandingkan dengan karakter Jordan Belfort yang dimainkan Leonardo diCaprio dalam film The Wolf of Wall Steet ada beberapa kesamaan.
1. Target FBI
Bisnis yang dijalankan kedua tokoh ini sama-sama haram dan terdeteksi oleh FBI
2. Berselingkuh
Keduanya berstatus suami orang, tapi masih mencari yang lain.
3. Punya perusahaan sendiri
Baik Belfort maupun Rosenfeld memulai usaha dari nol hingga menjadi besar. Bahkan Stratton Oakmon cukup terkenal di kalangan pialang saham
4. Pria baik-baik
Meski belakangan tidak akur dengan sang istri dan berselingkuh, Belfort dan Rosenfeld tetap berusaha mempertahankan keutuhan rumah tangga.
5. Sayang anak
Keduanya tidak pernah melakukan kekerasan terhadap anak
6. Karismatik

Ini menjadi modal keduanya untuk menjadi orang besarKalau perbedaannya:
1. Belfort adalah karakter yang sangat menjaga penampilan, sementara Rosenfeld membiarkan dirinya buncit dan botak meski usianya tergolong muda
2. Belfort menjadi orang yang sangat kaya, gemar hura-hura, pencinta pesta, dan bermain cinta dengan banyak wanita. Rosenfeld hanya berselingkuh dengan Sydney, hidupnya tampak biasa-biasa saja, dan ia cemburuan.
3. Belfort akhirnya dipenjara oleh FBI. Rosenfeld? Tonton saja akhir cerita film ini.

Trailer American Hustle:

Yogyakarta, 1 Februari 2014

Leave a Response