Basic Instinct (1992); Film Tentang Kekerasan dan Kekejaman

Basic Instinct (1992); Film Tentang Kekerasan dan Kekejaman
Basic Instinct (1992). Sumber gambar: IMDB

Basic Instinct, film lawas yang masih sesekali diperbincangkan karena konten seksual yang cukup signifikan, dan menurut saya juga ditopang oleh alur dan karakter yang kuat dari para tokohnya.

Basic Instinct adalah film tentang pembunuhan sadis di mana pelakunya menggunakan pemecah es sebagai senjata. Sebelum pembunuhan terjadi, sasarannya tengah diajak berhubungan seks. Untuk mengisi karakter tokoh perempuan dingin tapi sadis, terpilihlah aktris sekaligus model Sharon Stone memerankan Catherine Tramell. Kecantikan membuat sisi psikopatnya tertutupi dengan baik. Sikapnya begitu tenang meski polisi mulai mengendus ketidakberesan dirinya, terlebih Catherine dihubung-hubungkan dengan sejumlah novel karangannya yang isinya hampir sama dengan cara pembunuhan yang dilakukannya.

Di Basic Instinct pertama, Catherine membunuh sang kekasih seorang pemilik kelab malam di saat keduanya berada di atas ranjang. Memang wajah Catherine tidak diperlihatkan di saat itu sehingga penonton hanya mampu menebak-nebak. Catherine punya modus yang sangat kuat sebagai pelaku. Ini bukan pembunuhan pertama yang melibatkan dirinya. Di masa kuliahnya dulu, juga orang tuanya tewas secara tidak wajar.

Polisi pun turun tangan menangani kasus ini. Nick Curran dan Gus berulang kali menemui Catherine dan mencoba mencari titik lemah perempuan itu. Lagi-lagi tidak sepenuhnya berhasil. Bahkan Nick malah masuk dalam jeratan pesona Catherine yang memancar begitu kuat. Ada dugaan jika kekasih perempuan Catherine yang melakukan hal ini, tapi kejadian berikutnya kembali mematahkan dugaan tersebut.

Ketegangan-ketegangan di Basic Instinct pertama sedikit berkurang di sekuelnya. Menurut saya, sangat membosankan. Versi pertama dibuat dengan aroma Amerika yang kuat, sementara sekuelnya dipindahkan ke Inggris yang lebih kalem. Dari sejumlah trivia yang saya baca di IMDB, Basic Instinct 2 memang boleh dikatakan mengalami proses produksi yang tersendat. Direncanakan tahun 2000, tapi kenyataannya baru selesai tahun 2006 karena belum adanya sutradara dan aktor yang tepat untuk menjadi lawan main Sharon. Sejumlah aktor konon diincar oleh pihak produser, sayangnya tidak berhasil hingga Stan Collymore resmi memerankan Kevin Franks, seorang analisis jiwa berdarah Inggris.

Jika Basic Instinct pertama, Nick Curan bisa intim dengan Catherine, di sekuelnya Kevin terlihat benar-benar mengambil jarak saking sadarnya jika Catherine benar-benar orang yang berbahaya dan memiliki daya persuasi yang kuat terhadap orang-orang yang diinginkannya, bahkan kekuatan untuk membuat seseorang membunuh. Menjelang akhir film ini, akhirnya terkuak siapa pembunuh sebenarnya, tapi bukan menjadi sesuatu yang mengejutkan. Itu sebabnya saya bilang, sekuelnya sangat jauh dari kata menarik.

Sharon Stone di film Basic Instinct kedua memang sudah tidak semuda di film pertama. Tapi untuk peran ini, sebagai seorang perempuan yang penuh percaya diri, sex addicted, jarang mengenakan pakaian dalam, dan cerdik, dia mampu melakukannya dengan sama baiknya.

Trailer Basic Instinct:

Jogja, 27 September 2015

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response