Bus Malam Handoyo Mengantarkan Anda dari Jogja ke Malang PP

Bus Malam Handoyo Mengantarkan Anda dari Jogja ke Malang PP |

Perjalanan kali ini saya pilih pas ada hari libur kejepit nasional hari Jum’at. Kejepit karena kantor memberlakukan kerja enam hari. Saya memutuskan ke Malang setelah sempat sebelumnya berencana ke Bali (tapi saya urungkan begitu tahu perjalanan daratnya panjang banget!). Di Malang ada banyak spot wisata yang bisa dipilih, salah satu yang cukup digembar-gemborkan yang Gunung Bromo. Awalnya pengen ke situ, tapi kok melihat testimoni orang-orang yang ke sana (di mana kalau mau menikmati sunrise di Bromo, kudu pagi-pagi si buta dari goa hantu, alias jam tiga pagi), saya langsung ogah. Saya melanjutkan browsing tempat asyik lainnya dan kebetulan saya punya dua teman kantor yang orang Malang (catat: punya kenalan di tempat tujuan wisata yang diinginkan bisa jadi poin penting lho karena mereka tahu arah jalan alternatif. )

Malang menawarkan begitu banyak spot wisata yang sering direkomendasikan para pelancong, mulai dari yang alam sampai spot keramaian. Saya mencatat di antaranya Jatim Park 2, BNS (Batu Night Spectacular), Alun-Alun Batu, Donat Boat, dan Gunung Panderman. Hmm kok dikit ya? Setelah menggaruk-garuk kepala sekian sekian menit, saya pun skip ke hal lain. Mencari hotel. Cari punya cari, saya pun dapat yang sesuai (harganya), cuma Rp.75.000/malam. Fasilitas? Yah, kamar mandi dalam. Saya rasa itu cukup. Ga perlu pemanas dan TV tho? Untuk info hotel tempat saya menginap adalah Hotel Arjuno, Jl. Raya Selecta No. 90-92, Punten, Batu, Malang. Telp: (0341) 592175. Jika datang pada musim liburan, sebaiknya booking kamar terlebih dahulu. Kamar kelas ekonominya bersih juga kamar mandinya.

Karena belum dapat tempat tujuan wisata yang memadai, saya tanya-tanyalah sama teman kantor yang namanya Ruri dan Ferdi. Nah baru deh dapat beberapa spot, seperti Pantai Sendang Biru, Cangar, termasuk Masjid Sanan. Sisanya saya browsing lebih banyak lagi, dan nemu info seputar paralayang. Salah satu penyedia jasa paralayang adalah Pak Yudho (Outbound Malang) di 081-223-342777 atau check di outboundmalang.com.

Bus Malam Handoyo Mengantarkan Anda dari Jogja ke Malang PP
Sumber gambar: bismania.com

Setelah itu, saya mesen tiket bus malam Handoyo, lumayan dapat tempat duduk di depan (tempat favorit saya hehe). Harganya (tahun 2012) Rp.72.000. Buat yang mau mesen tiket telpon aja ke (0274) 410-035. Kalau untuk kantor bus malam Handoyo di Malang (0341) 404-833. Kalau dari Jogja berangkat tiap jam delapan, yang dari Malang tiap jam 7.

Oke, semua dah siap. Saatnya brantem eh brangkat!!

Saya berangkat tanggal 5 April. Yup, menurut saya perjalanan malam memang akan menghemat waktu. Di mana jalanan nggak begitu padat dan selama perjalanan bisa dipakai tidur. Saya sarankan makanlah sebelum berangkat dan gunakan baju yang hangat. Bus malam Handoyo baru akan berhenti di tengah malam di Ngawi. Suhu udara di dalam bus juga dingin meskipun sudah ada jatah selimut. Perjalanan emang cukup kondusif untuk tidur (apa emang saya tipe orang yang tiap nyentuh bangku bus langsung molor ya?). Kecepatan kendaraan nggak terlalu lambat dan nggak ngebut, tapi yang namanya bus malam pasti deh suka mendahului kendaraan lain. Oh ya saya satu bus sama Ferdi, tapi dia duduk di belakang.

Bus malam Handoyo memasuki Terminal Arjosari pukul setengah lima pagi. Setelah shalat Subuh dan menunggu agak terang, saya melanjutkan perjalanan ke Batu, dan Ferdi ke Dampit. Atas petunjuk seorang penjaga toko di terminal, kami pun menunggu angkot di luar terminal. Saya naik angkot ke Landungsari, dan Ferdi ke Gadang. Nah di sinilah petualangan dimulai jreng jreng!!!

Menurut catatan di hape, saya berangkat naik angkot AL pukul enam pagi. Kalau belum terlalu padat, setengah jam kemudian saya sampai di Terminal Landungsari dan bayar angkot Rp5.000. Oh ya pastikan Anda membawa uang pecahan yang cukup banyak ya karena sangat berguna selain membayar jasa toilet umum, juga buat bayar angkot, bisa juga buat kerokan. Catatan lain, demi keamanan, gunakan money belt. Saya punya satu yang ada sablonan naked-traveler. Harganya cuma Rp50.000 belum termasuk ongkos kirim. Kalau mau pesan, silakan searching aja di internet. Tas “rahasia” ini berguna banget untuk mengurangi kecemasan Anda ketika dalam perjalanan di mana harus membawa uang tunai dalam jumlah banyak.

Saya bengong di Landungsari cukup lama karena angkot jurusan Batu yang paling pertama (warna ungu) berangkat baru jam 07.15 atau saya harus menunggu hampir sejam. Setelah capek bengong, saya pun iseng lihat-lihat jurusan angkot yang tersedia. Eh ternyata ada yang langsung ke Jatim Park 2. Kebetulan nih, secara saya baru bisa check-in hotel jam 1 siang. Akhirnya saya naik angkot kuning BJL, maap saya nggak tahu kepanjangannya apa, googling sendiri ya. Tarifnya juga Rp.5000. Murah meriah dan memang nggak begitu lama perjalanannya.

 

Baca terusannya:

Jatim Park 2
Wisata Batu dan Malang
Batu Night Spectacular

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response