Cinta Brontosaurus (2013); Film Cinta Raditya Dika yang Kocak

Cinta Brontosaurus (2013); Film Cinta Raditya Dika yang Kocak
Cinta Brontosaurus (2013). Sumber gambar: IMDB

Cinta Brontosaurus, saya pertama kali liat trailernya pas di Bali. Lucu sih emang adegan-adegannya, tapi saya agak ragu kalau filmnya akan sepenuhnya lucu. Tapi, jujur, saya nungguin juga priemiernya meskipun pesimis bakal dapat tempat duduk. Secara, saya tahu bahwa Dika punya fanbase yang nggak main-main. Hari pertama yang namanya tiket pasti deh udah pada diborong sama mereka. But, lucky me, ternyata Cinta Brontosaurus yang disutradarai Fajar Nugros juga diputar di XXI. Saya tahu tentang ini di hari perdana pemutaran pukul 11.30 AM, dan gagal dapat tiket via M-tix. So di hari kedua, pagi-pagi benar saya sudah stay tune di depan netbook dan menunggu pembukaan tiket. Yup, saya dapat tiketnya, untuk pukul 7 malam.

Sebelum beli tiket, sekali lagi saya nonton trailernya-semacam ragu juga harus mengeluarkan 40 ribu untuk film ini atau nggak. Okeyy, saya kudu nonton!!! No reason!!

Cinta Brontosaurus diadaptasi dari novel berjudul sama terbitan Bukune sekian tahun silam. Saya belum baca bukunya sih, tapi ngapain peduli soal itu? Toh yang namanya adaptasi juga nggak bakal sama dengan sumber aslinya.

Film Cinta Brontosaurus dibuka sama narasi Dika yang menceritakan ketika dia SD pernah nembak cewek dan ditolak mentah-mentah. Soalnya Dika itu cupu, pake kacamata bulat kayak Harry Potter, bedanya Harry Potter kan ganteng ama cakep. Dika ini akhirnya diterima sama cewek pas SMP, tapi cuma tahan 2 hari.

Pas udah gede, kisah cinta Dika nggak jauh-jauh dari pacaran-putus. 6 bulan itu udah termasuk pacaran yang lama buat dia. Alasan putus ya karena dia menganggap cinta itu bisa kedaluarsa, tanda-tandanya ya sering berantem, jarang komunikasi, dan kata putus itu sendiri. Dika ini cintanya nggak semulus agen naskah dia yang bernama Kosasih, dia ini pacaran 3 tahun terus lanjut ke pernikahan.

Dika dalam ini tentu saja memerankan dirinya sendiri. Kita juga bisa melihat saat dia melakukan book launching dan selalu sepi. Ini tentu nggak seperti kenyataan deh. Coba aja datang kalau dia ada acara apa gitu, pasti tempatnya penuh sesak dan orang-orang pada antusias. Oh ya, memang dulunya Dika belum punya fans sebanyak ini. Coba deh baca tulisan dari si editor Dika yang namanya Windy Ariestanty dari link ini. Dan saya sebagai buruh di perusahaan penerbitan, juga tahu banget kalau penulis baru itu memang kalau bikin acara ya bakal sepi, kecuali dia punya massa yang memang sudah besar, artis mungkin.

Oh ya lanjut. Si Dika ini kemudian dikisahkan ketemu dengan seorang cewek di restoran Jepang. Mereka merasa cocok dan kemudian nge-date. Tapi Dika ini belum sampe pada tahap yakin bahwa dia nggak bakal ketemu sama fase “cinta kedaluarsa”, that’s why dia nggak bisa ngeyakinin dirinya sendiri buat nikah sama cewek yang dia pacarin, padahal orang tuanya udah pingin banget nimang cucu. Si pacar ngerasa sikap Dika ini sebagai tanda bahwa hubungan mereka nggak bakal awet apalagi si cewek ngebandingin Dika ama mantan pacarnya terdahulu. So, mulai deh mereka konflik. Putus. itu konfliknya.

Secara keseluruhan, film ini emang kocak abis. Pas saya nonton film ini, para penonton bisa tertawa terbahak-bahak melihat adegan per adegan. Terus, dari para figuran yang main di film ini, sepertinya butuh budget besar buat membayar Merriam Bellina, Bucek, Dewi Irawan, Tyas Mirasih, dan lainnya. So, menurut saya wajar jika butuh sponsor yang nggak main-main. Ketika Dika dan Jesica nangkring di atas SPBU Pertamina, itu jelas salah satu sponsor gedenya. Ketika, mereka makan Mie Sedap gelas, itu juga tujuannya adalah iklan. Ketika di adegan terakhir, mereka membaca buku duet dari Christian Simamora & Orizuka yang maaf saya lupa judulnya dan pernah membeli bukunya, itu jelas sebagai bentuk dukungan Gagasmedia. Dan rasanya ketika adegan Kokasih sedang menelepon Dika dari sebuah minimart, saya rasa di antara produk itu juga ada yang jadi sponsor. Memang sedikit terganggu sih ketika ada produk yang dimunculkan agak maksa, but no problem. Tonton aja deh film produksi Starvision ini.

 Trailer Cinta Brontosaurus:

@tamanjeckafe, Jogja, 10 Mei 2013, 22.01 WIB

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response