Cycling Attack; Strategi Menyalip Pesepeda Lain dengan Kecepatan Penuh

Cycling Attack; Strategi Menyalip Pesepeda Lain dengan Kecepatan Penuh
Cycling Attack. Sumber gambar: roadcyclinguk.com

Saat menonton rekaman Youtube detik-detik menegangkan mencapai garis finish di Tour de France edisi tahun berapa pun, yang saya tunggu adalah momen cycling attack-nya. Bahwa pesepeda yang berada paling depan belum tentu menjadi juara stage. Cycling attack adalah strategi untuk sampai ke finish dengan menyalip dengan akselerasi yang telah diperhitungkan matang-matang demi mendapatkan si kaus kuning kebanggaan.

Saat berlatih dengan teman atau kebetulan melihat ada pesepeda lain, merupakan kesempatan untuk mencoba cycling attack. Anggap saja perlombaan meski orang yang kita serang tidak berminat membalas kelakuan kita. Atau malah, bisa jadi kita ganti disalip lalu ditinggalkan jauh-jauh.

Saya suka melakukannya jika mendapat kesempatan. Sasaran saya tentu saja yang bersepeda gunung. Dan saya sangat sering jadi korban cycling attack roadbiker. Kalau sudah begitu, tak perlulah membalas. Baru mengatur napas saja, doski sudah melesat jauh.

Cycling attack favorit saya adalah di jalan yang agak menanjak. Seru rasanya ketika sampai di ujung tanjakan sambil selebrasi ala-ala Peter Sagan. Di perjalanan menuju kantor pun bisa saya lakukan dan alhasil ketika sampai di kantor, keringat saya otomatis menghanyutkan bedak tipis di wajah. Arah menuju tempat saya bekerja ada satu tanjakan yang lumayan panjang. Anehnya, di Strava tidak tercatat apa-apa.

Jalan yang menurun bukan area favorit saya untuk main salip-salipan. Pertama, sepeda itu tidak punya lampu rem sebagai sinyal akselerasi akan diturunkan. Kedua, kita tidak pernah tahu dengan kendaraan dari arah depan, apakah berada di jalurnya ataukah agak masuk ke jalur kanan untuk menyalip kendaraan lain. Ketiga, jika jalanan memang sepi kendaraan, tapi merupakan jalanan turunan pendek, posisi rantai top gear akan terasa berat jika setelah itu tanjakan. Penyesuaian gear butuh sepersekian detik.

Meski kelihatannya menyenangkan, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum melakukan cycling attack.

  1. Pakailah gear tengah yang stabil. Jangan mengubah gear, tapi kayuhannya yang ditambah untuk menyelamatkan momentum.
  2. Pastikan sering berlatih sprint, lagi-lagi gunakan gear tengah.
  3. Jangan abai dengan teknik pernapasan. Nggak lucu kan setelah cycling attack lalu pingsan kekurangan oksigen.
  4. Cari lawan yang sepadan agar perjuangannya terasa.
  5. Jangan emosi jika diserang balik.

 

Jogja, 30 Maret 2017

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response