Daily Expense 3: Aplikasi Android untuk Memantau Pergerakan Finansial Sehari-hari

Daily Expense: Aplikasi Android untuk Memantau Pergerakan Finansial Sehari-hari
Daily Expense. Sumber gambar: dok. TapakRantau

Semenjak pacar saya yang berwujud laptop harus dirawat sementara oleh pakar recovery data, itu setelah mendapat serangan teroris berupa virus ransome cryptolocker, saya merasa bingung harus melakukan apa ketika di rumah. Semua data tidak pernah saya simpan dalam bentuk cloud. Draft tulisan, film, foto terancam hilang untuk selamanya. Technology is killing and breaking heart, yeah?

Salah satu yang ada di dalam komputer yang sebenarnya remeh tapi saya tidak rela kehilangan adalah rekaman belanja bulanan. Ya, sejak mulai tinggal pisah dari orang tua, saya terus membiasakan diri untuk mencatat apa pun yang saya beli. Itu sewaktu segalanya masih disuplai orang tua. Hingga mulai bekerja, saya merasa pencatatan itu menjadi sangat penting. Remeh, iya memang. Dan kalau saya tanyakan kepada teman-teman saya, mereka tidak pernah sampai segitunya, mencatat semua nota belanja dengan rapi dan menotalnya, hingga akhirnya keluarlah angka yang besarannya hampir sama dengan gaji sehingga tabungan saya ibarat tetesan air yang diniatkan memenuhi galon Aqua kosong. Bunga tabungan selalu habis dimakan administrasi bulanan. Ketika riba dimakan kapitalisme. Apa sih?

Saya suka jika tiap transaksi yang saya lakukan ada struknya, meski kalau makan dan isi bensin, struk bisa jadi tidak ada dan saya hanya modal ingatan. Dan ingatan saya sedikit payah. Agak payah sebenarnya. Struk demi struk saya tumpuk-tumpuk dulu dalam sebuah wadah gelas berbahan tanah liat, sampai penuh. Biasanya bisa 2-3 minggu baru saya masukkan dalam pencatatan Excel. Karena tercatat teratur, saya senang aja menjaga itu tetap berjalan sampai sekarang. Saya rapikan dalam folder sesuai urutan tahun. Dan itu terancam hilang. Terima kasih ya hacker yang sudah merusak hidup saya. Semoga Anda segera diberi hidayah dan naik haji.Daily Expense: Aplikasi Android untuk Memantau Pergerakan Finansial Sehari-hari

Untuk sementara, sekadar menetralkan kekacauan hidup dan kecemasan akan kehilangan begitu banyak tabungan data-terutama draft novel yang akhir-akhir ini saya tekuni tiap malam-saya mencari alternatif pengalihan.

Tumpukan struk belanja sudah memenuhi gelas itu. Saya bukan tipe orang yang senang dengan tulisan tangan, sejak tahu tulisan dalam ketikan itu lebih rapi dan membuat orang lain tidak akan bisa membaca kepribadian ganda-atau mungkin lebih-yang saya sembunyikan sedemikian rapi. Maka pilihannya adalah mencari aplikasi di smartphone. Apalah guna smartphone kalau hanya untuk nonton youtube atau kepo sama akun twitter seseorang.

Dari sekian banyak aplikasi pencatatan pengeluaran sehari-hari, akhirnya saya memilih Daily Expense 3. Itu sebelum saya mencari yang lain rekomendasi orang-orang. Cukup menggambarkan apa yang saya butuhkan. Saya install dan mulai mencoba versi gratisannya sebelum memantapkan diri membeli versi pro yang mempunyai fasilitas lebih kaya. Murah, hanya 37.000 dan telkomsel menambahkan tambahan biaya 4.000 entah untuk apa. Jangan lupa restart smartphone setelah selesai instalasi versi pro agar bisa digunakan.

Tampilan Daily Expense 3 versi Pro bisa diubah sesuai warna favorit kita. Saya memilih hijau. Berhubung masih awal bulan, memasukkan struk demi struk masih cepat. Sisa truk lain dari bulan lalu. Entahlah itu mau saya buang saja atau menunggu kabar dari tukang recovery sehingga bisa dilanjutkan di excel.

Fitur-fitur yang bisa kita temui pada menu adalah Movement List untuk memperlihatkan semacam linimasa transaksi finansial. Melihat perlahan uang terus diminus hari demi hari. Lalu ada Agenda. Pencatatan setiap transaksi akan ditampilkan dalam bentuk kalender. Cards and Account untuk mendata bentuk sumber keuangan kita, dari Card, Cash, atau Savings. Kita juga bisa menetapkan anggaran pengeluaran dalam fitur Budgets.

Daily Expense: Aplikasi Android untuk Memantau Pergerakan Finansial Sehari-hari

Bentuk laporan keuangan akan bisa dilihat dalam pilihan Reports by Date, Report by Category, dan Trends in Categories. Data trannsaksi itu bisa kita simpan ke Google Drive, Dropbox, Email, atau device kita sendiri dalam format . XLS atau .CSV. Kita juga akan mendapatkan rangkuman dalam bentuk grafik-grafik yang menyenangkan, sekaligus melihat seberapa banyak pengeluaran untuk hal-hal yang sebenarnya tidak penting. Alias seberapa boros kita sebenarnya.

Saya tahu, lagi-lagi ini terkait kebiasaan masing-masing orang dalam hal memedulikan finansialnya. Perkara perlu mencatatnya atau tidak, terserahlah.

 

Jogja, 6 Mei 2017

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response