Diary of a Chambermaid (2015); Film tentang si Pembantu Cantik

Diary of a Chambermaid (2015); Film tentang si Pembantu Cantik
Diary of a Chambermaid (2015). Sumber gambar: moviepostershop.com

Diary of a Chambermaid diadaptasi dari sebuah novel Prancis karya Octave Mirbeau berjudul Le Journal d’une femme de chambre. Ini adalah film adaptasi ke-3 dalam bahasa Prancis. Dibintangi oleh Léa Seydoux (Blue is the Warmest Color, Spectre, Mission Impossible Ghost Protocol) sebagai tokoh pembantu rumah tangga yang cantik bernama Célestine.

Setelah meninggalkan majikan lamanya di Paris, Célestine mendapat majikan baru yang tinggal jauh di pedesaan. Dia harus naik kereta api lalu meneruskannya dengan kereta kuda. Versi adaptasi di tahun 2015 ini tidak mengadaptasi perjalanan hidup Célestine sebelum pindah ke keluarga Lanlaire. Bahwa dia punya majikan dengan kelakuan yang agak aneh terhadap benda mati.

Lanlaire adalah sebuah keluarga yang terdiri dari sepasang suami istri separuh baya. Madame Lanlaire sosok perempuan yang apa-apa harus selalu diambilkan. Sedari awal, Célestine terus-terusan menggerutu ketika harus mengambilkan gunting, benang, dan alat-alat yang dibutuhkannya untuk menjahit. Naik turun tangga berkali-kali hingga merasa sangat lelah.

Sumber gambar: IMDB

Monsieur Lanlaire, si majikan laki-laki adalah lelaki tua yang doyan meniduri pelayannya. Selain Célestine, keluarga Lanlaire punya 1 pembantu dan 1 tukang kebun. Ketika istrinya sedang tidak di rumah, Monsieur Lanlaire mengambil kesempatan bermesraan dengan Marianne yang bertubuh gemuk. Marianne sih menikmati perlakuan majikannya, hanya saja takut jika sampai hamil. Si majikan laki-laki sebenarnya berminat juga pada Célestine, dan berusaha menggodanya dengan berbagai cara. Laki-laki mana sih yang tidak tergiur dengan kecantikannya? Bahkan tetangga sebelah keluarga Lanlaire pun terlihat menyukainya hingga membuat sang istri cemburu. Sayangnya, Célestine tidak memedulikan kedua lelaki tua itu. Dia malahan menyukai si tukang kebun yang tak banyak bicara. Joseph namanya.

Pekerjaan yang terlalu melelahkan pernah membuat Célestine pindah ke majikan lain. Namun, kematian si anak majikan saat bercinta dengannya membuatnya kembali lagi.

Setting dari cerita ini adalah sekitaran tahun 1900-an, di mana kebencian terhadap kaum Yahudi mulai meninggi. Joseph adalah salah satu representasi dari orang Prancis yang tidak menyukai dominasi bangsa Yahudi sebelum akhirnya kelak memuncak dalam Perang Dunia.

Diary of a Chambermaid termasuk salah satu film Léa Seydoux di mana dia tidak sebersinar saat memerankan Adele dalam Blue is the Warmest Color. Barangkali karena dalam perannya kali ini, Lea tidak terlalu menunjukkan emosi yang sampai meledak meskipun sebenarnya si tokoh Célestine adalah seseorang yang licik bukan main.

Trailer Diary of a Chambermaid (2015):

 

Jogja, 17 Februari 2017

Nisrina Lubis

Nisrina Lubis

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response