Down by Love (2016); Film Perselingkuhan Pria Beristri dan Tahanan

Down by Love (2016); Film Perselingkuhan Pria Beristri dan Tahanan
Down by Love (2016). Sumber gambar: moviepostershop.com

Down by Love (berjudul asli Éperdument) adalah film Prancis kedua bersetting tahanan yang pernah saya tonton setelah The Prophet (Un prophète) bersetting dalam tahanan. Dibintangi oleh Adèle Exarchopoulos (Blue is the Warmest Color, Trouble at Timpetill, The Last Face) dengan lawan mainnya seorang aktor sekaligus sutradara ternama Guillaume Gallienne (Yves Saint Laurent, Me, Myself and Mum).

Down by Love  diangkat dari kisah nyata skandal seks kontroversial yang mencuat di Prancis tahun 2012 antara gubernur tahanan dengan seorang tahanan. Anna adalah seorang gadis muda yang baru saja ditransfer tahanan sambil menunggu jadwal persidangan. Jean merupakan salah satu petinggi tahanan yang tugasnya mengawasi dan memberikan konseling secara rutin.

Anna merupakan sosok perempuan yang menjadi incaran tahanan lain. Tapi jangan salah, di balik wajahnya yang cantik, dia punya karakter yang keras dan keberanian yang besar. Dia tidak takut berkelahi dengan seorang tahanan yang terus menggoda akan melecehkannya. Dia menolak pula teman satu sel yang jatuh hati padanya. Dalam perjalanannya, dia pun memiliki tiga teman akrab, para tahanan berdarah Arab, yang bisa ikut gila-gilaan dengannya.

Jean bukan pertama kalinya menghadapi tahanan yang senang membuat masalah dan susah diatur. Wajar saja jika dia tidak menyerah demi mendapatkan rasa percaya dari Anna. Lama-kelamaan, dengan sikapnya yang baik, Anna mulai terbuka, bahkan jatuh cinta. Padahal, istri Jean juga bekerja di tahanan tersebut.

Kalau sudah telanjur cinta, harus bagaimana? Jean dan Anna merasa perasaan mereka saling terbalaskan. Proses persidangan Anna yang mengharuskannya ditransfer ke tahanan lain membuat posisinya di dapur terisi orang lain. Jean memindahkannya ke bagian administrasi. Bekerja di ruangan sendiri, dan di sanalah mereka semakin sulit menahan perasaan.

Istri Jean mulai merasa, suaminya mulai berubah, seperti menyembunyikan sesuatu. Namun, dia tidak punya petunjuk apa pun karena Jean menyembunyikan perselingkuhannya rapat-rapat dengan gadis muda yang membuatnya sangat tergila-gila. Sangat jelas digambarkan dengan betapa inginnya Jean untuk menemui Anna. Jika bukan di ruang kerja Anna, ya di dalam kamar Anna. Setiap bertemu, pasti selalu bercinta.

Masuknya Anna ke dalam tahanan tidak begitu jelas kasusnya apa. Hanya saja, dengan beberapa dialog pada bagian awal, memperlihatkan bahwa kasusnya terkait dengan benda tajam dan perilakunya membahayakan orang lain. Dia tidak diizinkan untuk berdekatan dengan pisau.

Down by Love memusatkan penceritaan antara Anna dan Jean, bukan tentang kehidupan Anna selama berada dalam tahanan dan bersama para tahanan lain, berbeda halnya dengan Shawshank Redemption, A Prophet, atau serial TV Wentworth, Orange is the New Black, Prison Break. Maka wajar saja jika wajah Anna maupun Jean yang paling mendominasi layar.

Saya menonton Down by Love tepat setelah menonton Me, Myself and Mum di mana Guillaume Gallienne tampil monolog dalam biopic (lebih tepatnya autobiopic) yang dia bintangi, sutradarai, tulis skenarionya sendiri. Bahkan saya tidak mengenalinya saat memerankan Jean. Dia tampil lebih kurus, bercambang, dan maskulin. Dan ketika melihat trailer film terbarunya, Cezanne and I, saya rasa itulah bukti dia aktor yang sangat berbakat. Dia mengubah dirinya sesuai dengan peran.

Trailer Down by Love:

Jogja, 1 Januari 2017

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response