Endah N Rhesa Indie Ride; Blusukan Bareng Musisi Indie di After Hour

Endah N Rhesa Indie Ride; Blusukan Bareng Musisi Indie di After Hour
Endah N Rhesa Indie Ride. Sumber gambar: tapakrantau.com

Sekitar seminggu lalu, di grup WA Jogja Women Cyclists ada undangan untuk 10 orang ikutan Endah N Rhesa Indie Ride. Di postingan itu sudah cukup jelas dikatakan bahwa kita bakal rame-rame bersepeda bareng mereka berdua ke venue pertunjukan mereka di Taman Lampion Monjali Jogja. Meskipun Cuma ada 10 tempat, tapi dengan waktu yang sangat dekat dengan after hour alias pulang kantor, bahkan ada yang belum pulang jam segitu, jadinya ya hanya beberapa yang mendaftarkan diri.

Saya sebenarnya ragu mau ikut. Pulang kantor jam 16.30. Jarak dari kantor ke Rodalink sekitar 2-3 kilometer. Awalnya saya pikir, akan akan izin kantor setengah hari biar tidak telat sampai tujuan. Tapi, tunggu dulu, memangnya berapa menit sih yang dibutuhkan sampai ke Rodalink di Jalan Solo itu?

Hari Senin kemarin saya pun melakukan semacam tes kecepatan dan waktu. Dengan asumsi, saya keluar kantor 16.30, jalan ke parkiran, membuka rantai, memasang cyclometer, ke tempat absen, baru kemudian tancap gas. Saya memantau menitannya, dengan asumsi tidak berhenti sama sekali meski perempatan atau pertigaan. Itulah perkiraan waktu tercepat yang jadi patokan.

Meski pulang kantor, saya paksakan mengeluarkan seluruh tenaga yang saya punya, dengan catatan tetap safety ride. Lima menit. Akhirnya kena lampu merah di Blok O dan sudah 10 menit berjalan. Begitu lampu hijau, sprint sekitar 400 meter. Hingga lampu merah flyover Janti, pas 15 menit. Rodalink kelihatan kok dari situ. Asumsi berarti seperempat jam. Yah, kalaupun pada hari H agak telat, nggak terlalu nyusahin yang nunggu.

Di hari H, 28 Juli 2017, saya punya catatan waktu 1 menit lebih cepat dari sebelumnya. Sehingga di lokasi pas 15 menit. Di sana, masih sepi. Saya nggak tahu ada berapa yang bakal ikutan. Begitu mendarat, saya disambut sama mbak-mbak. Dia tahu saya dan saya—maaf—nggak tahu ini namanya siapa. Dia tahu saya dari JWC, dan saya, sumpah nggak inget dia sama sekali kapan pernah sepedaan bareng. Ada dua teman goweser yang saya kenal sudah duluan sampai. Ada goweser lain yang nunggu di dekat pagar.

Lalu rombongan Endah N Rhesa tiba. Grup mereka yang bersepeda cuma 4 orang, plus fotografer sama manajernya. Mereka dengan kaus sponsor warna putih sehingga ketika Rhesa hampir kelewatan, kita buru-buru panggil. Tidak ada pengawalan polisi, mereka berkendara seperti orang kebanyakan. Di belakang mereka, tim lainnya naik mobil.

Keduanya langsung salam-salaman. Sepeda mereka pun diparkirkan dengan rapi. Oh ya, sebelum ke Jogja, mereka sudah bersepeda dengan start dari Semarang, ke Salatiga, Solo, baru terakhir ke Jogja. Pertunjukan mereka bertema Passionville. Disponsori oleh produk rokok yang bekerja sama dengan toko sepeda. Karena disponsori Rodalink, sepeda mereka yang kelas ringan, kelas berat tapi bobotnya ringan, maksud saya lho. Mereka ada yang menggunakan roadbike maupun cyclocross. Sebenarnya jarak dari Semarang ke kota-kota berikutnya tidak jauh, tapi tanjakan tinggi. Mereka sempat cerita itu ketika malamnya pas manggung di Taman Lampion.

Tempat ngumpul di sebuah toko sepeda yang banyak memajang sepeda-sepeda keren dengan cat-cat yang mengilap memang membuat saya pusing, saking pengin tapi nggak bakal bisa sekarang belinya. Apalagi cyclocross. Sepeda paling sempurna di dunia. Sabar, sabar. Akan ada saatnya orang khilaf ngasih duit banyak buat beli sepeda yang saya mau. Eh gimana?

Rhesa dan Enda lalu disuguhi snack di dalam Rodalink, saya memilih ke luar, ndak makin pusing. Kami dikumpulkan untuk briefing lalu berangkat deh.

Rute yang disiapkan adalah jalan tikus, karena jalan utama sangat ramai dan macet, padahal jarak tempuh hanya 7 kilometer. Namanya juga musisi indie, jangan berharap bakal ada sekumpulan remaja menanti di tepi jalan dan berteriak, “Chris Froome! Sagan!” Woy, ini bukan Tour de France.

Endah N Rhesa Indie Ride; Blusukan Bareng Musisi Indie di After Hour 2
Endah N Rhesa Indie Ride. Sumber gambar: pophariini.com

Meski jalan alternatif, ya toh bukan hanya kami yang tahu jalan itu. Ada saatnya banyak yang papasan atau melambungi kami. Kami akhirnya sekitar 20 orang. Paling banyak dari KSPI, komunitas Polygon yang saya sampai sekarang belum pernah gowes bareng mereka karena telat info mulu. Entah mereka sudah terbiasa cepat, dengan rombongan Endah N Rhesa agak terpisah jauh. Saya sih milih paling belakang. Lah, yang namanya bersepeda bareng itu ya dalam arti sebenarnya. Mereka memang memakai sepeda balap, tapi dengan perjalanan panjang, energinya pasti sudah terkuras banyak. Lagi pula, di mana paling belakang itu paling sering kena foto hahaha.

Kami tiba di venue, sekitar jam 6. Sore. Endah N Rhesa langsung siap-siap karena jam 7 mereka jadwal manggung. Kami yang para pengantar bisa masuk ke lokasi pertunjukan, tepat depan Monjali. Di sana sudah menunggu panitia, dan meja registrasi. Sepeda keempatnya lalu dipajang dengan cantik. Harusnya dipasang di panggung ya biar orang percaya mereka beneran sepedaan, Nggak cuma Haruka.

Endah N Rhesa Indie Ride; Blusukan Bareng Musisi Indie di After Hour 3
Sumber gambar: tapakrantau.com

Sekitar setengah delapan, acara baru dimulai. Penonton belum terlalu banyak yang masuk. Saya duduk di sebelah Mbak Rodalink. Dan saya masih belum juga tahu namanya. Masak saya udah ngobrol sama dia tapi nggak tahu namanya. Maka saya pun memakai modus kenalan lewat IG. Saya nanyain akun Instagram dia. Dan dia langsung ngambil hape yang sedang dipegang temannya lalu mencari akunnya sendiri. Dia lupa katanya. Lama gitu dia cari barulah nunjukin. Oh itu namanya. Dan saya baru teringat, kenapa nggak melihat namanya di grup JWC ya? Padahal ada di situ lho.

Jam setengah sembilan, saya, Mbak Putri, dan dua goweser konvoi pulang. Sepedanya tim Endah N Rhesa sudah naik ke mobil pick up. Kami melewati jalur yang sama dengan ketika berangkat tadi. Dan saya dipaksa ngebut sama mereka bertiga. 2 MTB dan 1 sepeda lipat. Mereka ini ngapain sih buru-buru pulang? Baru juga jam segitu.

Oh ya seminggu lalu Endah N Rhesa ada pertunjukan di Jogja, saya lihat dari update twitter mereka. Makanya untuk kali ini, mereka tidak hanya tampil nyanyi tapi juga cerita-cerita. Saya cuma dapat dua lagu. Ada selingan pemutaran video dan lainnya. Lalu saya teringat, Selain Liburan Indie dan When You Love Someone, apa lagi sih lagu mereka yang lain?

Cuplikan pertunjukan Endah N Rhesa Indie Ride

Jogja, 29 Juli 2017

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response