Freeletics Bodyweight; Aplikasi untuk Latihan Kekuatan Tubuh

in Olahraga by
Freeletics Bodyweight; Aplikasi untuk Latihan Kekuatan Tubuh
Freeletics Bodyweight. Sumber gambar: tapakrantau.com.

Ingin kuat lari jarak jauh latihannya tidak cukup hanya dengan berlari secara intens. Ini yang saya pahami kemudian setelah beberapa bulan mulai latihan lari dengan jarak paling tidak 10 kilometer. Dalam bersepeda, kalau ingin punya kekuatan dan ketahanan baik, ya latihannya mengayuh sepeda dengan durasi panjang.

Saya pun mencari latihan-latihan untuk memperkuat otot-otot tubuh. Di youtube ada banyak sekali mulai dari yang standar sampai yang latihan berat menggunakan beban. Dengan hasil yang beragam, mulai dari meminimalkan lemak dalam tubuh sampai yang membentuk otot-otot seperti Rambo. Tentu saja saya langsung mengeliminasi latihan yang membuat tubuh akan menjadi seperti Rambo.

Pilihan saya lalu jatuh pada Freeletics Bodyweight. Latihan ini sebagian besar tidak memakai beban dan memanfaatkan beban tubuh. Jadi, semakin berat massa tubuh, akan semakin lambat melakukan gerakan-gerakan ini. Padahal ketika sudah melakukan workout, yang dihitung tidak hanya gerakannya tapi juga waktunya. Nah!

Saya mengunduh semua video latihannya dari Youtube channel Hiit Workouts. Tidak banyak sih latihan dasarnya, yang kemudian ditambah dengan gerakan turunan menggabungkan antara dua gerakan sekaligus. Di sana diperagakan setiap gerakan-gerakannya secara detail mulai dari kecepatan biasa, hingga gerakan lambat jadi tinggal mengamati lalu lakukan. Benar tidaknya postur akan mempengaruhi hasil akhir pada tubuh. Salah postur juga bisa menyebabkan cedera. Sebenarnya, paling aman adalah dengan menggunakan jasa personal trainer. Tapi untuk kasta seperti saya, uangnya mending buat beli makanan sehat dan vitamin.

Video-video itu lagi-lagi belum cukup. Maka saya pun memasang aplikasi Android-nya, Freeletics Bodyweight. Dirancang sedemikian rupa sehingga para pemakainya bisa berlatih secara mandiri dengan hasil akhir yang juga silakan dipilih. Saya sarankan, mulailah dari gerakan-gerakan sederhana dulu, kalau tidak mau otot kaget dan ngambek selama beberapa hari. Itu saya rasakan dan ya memang kemudian akan sembuh sendiri. Tapi sebaiknya dihindari.

Freeletics Bodyweight menawarkan Exercises, Workouts, dan Running.

Exercise adalah latihan dengan satu gerakan dan repetisi mulai dari 10 hingga 2000. Silakan mencoba Assisted Pistol Squats, Bicycle Crunches, Burpees, Leg Wipers, dan sebagainya. Tersedia video sample sebagai pemandunya. Saya sarankan pelajari aplikasi ini dahulu baru menerapkannya dalam latihan. Karena banyak video yang harus diunduh dan gerakan yang harus dihapalkan.

Jujur saja, awalnya saya bingung dengan cara penggunaannya. Namun ternyata sangat sederhana. Misal memilih Squats. Pilih repetisi 10, point yang tersedia adalah 3,5. Pilih Next. Boleh nonton videonya kalau masih belum yakin hafal betul. Pilih Let’s Go. Pilih Start. Akan ada hitungan mundur dari 5. Setelah itu silakan mulai dan waktu mulai berjalan. Di sana terdapat Live Count. Jika sedang latihan sendiri, itu diurus belakangan ketika sudah selesai. Lalu pilih Save Training. Silakan jawab pertanyaan How Was Your Training, jawaban tergantung masing-masing orang. Silakan geser ke kanan sehingga Save Feedback berganti warna biru dan pilih. Lalu pindah ke halaman selanjutnya untuk tahap Save Training. Tuliskan komentar, masukkan foto yang sedang berkeringat agar meyakinkan, lalu pilih tanda centang. Kemudian akan muncul catatan waktu kita. Pilih Finish. Selesai. Silakan dicoba ke gerakan lainnya. Kalau masih sanggup.

Selanjutnya adalah masuk ke Workouts. Ini jauh intens lagi ketimbang Exercises. Ingin fokus pada latihan otot tubuh bagian atas, bawah, semuanya, bisa dipilih. Tapi, pastikan mulailah dari yang ringan-ringan dulu. Kalau saya mulainya dari Athena. Oh ya untuk nama-nama workout-nya memang diambil dari nama-nama Dewa Yunani. Workout Athena adalah tergolong mudah, fokus untuk melatih core dan bagian bawah tubuh. Terbagi untuk 3 tujuan, Standard, Endurance, dan Strength. Misal nih mau nyoba yang Standard. Latihannya terbagi jadi 5 sesi. Sesi pertama adalah Climbers 25x, Situps 25x, Squats 25x. Lalu Rest 25 detik. Sesi kedua Climbers 20x, Situps 20x, Squats 20x, Rest 20 detik. Hingga putaran kelima akan terus berkurang sampai masing-masing 5x.

Tidak harus semuanya dihajar sekaligus. Satu putaran saja keringetnya sudah luar biasa banyak. Jika merasa latihan itu masih kurang menantang, silakan mencoba workout lainnya hingga ke tahap Zeus dengan kesulitan dan durasi terpanjang.

Nah selamat mencoba ya!

 

Jogja, 7 Desember 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*