Hacksaw Ridge (2016); Film Tentang si Prajurit yang Anti Membunuh

Hacksaw Ridge (2016); Film Tentang si Prajurit yang Anti Membunuh 1
Hacksaw Ridge (2016). Sumber gambar: moviepostershop.com

Hacksaw Ridge merupakan target utama yang harus dilumpuhkan oleh pasukan Amerika sering di masa Perang Dunia ke-2 di tahun 1945. Merupakan markas utama pasukan Jepang yang sangat sulit direbut. Letaknya di atas tebing yang harus dipanjat dengan tali. Perang Okinawa berlangsung cukup panjang, mulai 1 April hingga 22 Juni 1945. Sebanyak 287.000 tentara Amerika Serikat diterjunkan dan menewaskan 14.000 pasukan. Di pihak Jepang pun menelan banyak korban.

Persenjataan kedua belah pihak sama-sama kuat, hanya saja, pasukan Jepang diuntungkan karena itu daerah mereka. Baru maju selangkah peluru bisa langsung menembus kepala pasukan Amerika.

Disutradarai oleh Mel Gibson (Braveheart dan Passion of the Christ), Hacksaw Ridge mendapatkan 6 nominasi Oscar: Best Motion Picture of the Year, Best Performance by an Actor in a Leading Role, Best Achievement in Directing, Best Achievement in Film Editing, Best Achievement in Sound Mixing, Best Achievement in Sound Editing.

Film ini mengangkat kisah Desmond T. Doss (Andrew Garfield-Silence, The Amazing Spider-Man 2, The Social Network), seorang tenaga paramedis yang terjun langsung ke Perang Okinawa tanpa sedikit pun pernah latihan memegang senjata. Kisah masa lalu membuatnya berjanji untuk tidak pernah membunuh, seperti isi dari 10 Commandments ajaran agamanya. Ketetapan hari Desmond membuatnya terlibat konflik dengan para atasannya. Prajurit mana bisa turun ke medan perang tanpa berlatih menggunakan senjata.

Desmond adalah anak kedua Tom Doss, seorang veteran Perang Dunia I. Pengalaman perih selama di medan perang membuatnya tidak hanya menjadi pemabuk, tapi begitu marah pada anak sulungnya yang mendaftarkan diri sebagai prajurit perang. Tidak hanya itu, putra bungsunya tidak lama kemudian menyusul. Sebagai paramedis atau prajurit, tidak ada bedanya. Lawan adalah manusia yang tidak pilih-pilih saat membunuh. Jepang adalah lawan yang tangguh.

Tom tidak bisa berbuat apa-apa ketika Desmond menuju pusat pelatihan. Dari sanalah, hidup baru putra kesayangannya itu dimulai. Sebelum berangkat, Desmond berjanji pada sang kekasih akan melamarnya begitu mendapat jatah cuti.

Bergabung dalam kamp prajurit, tubuh Desmond yang ceking langsung menjadi bahan olok-olokan. Di dalam kamp itu, dia berkenalan dengan calon patriot bangsa dengan beragam karakter. Yang bisa menerimanya, maupun yang memandangnya sebelah mata. Latihan pun dimulai. Latihan fisik, Desmond tidak kalah. Begitu diharuskan memegang senjata, dia menolak dengan alasan keyakinan. Atasannya terus memaksa, hingga mengancam akan memulangkannya sesegera mungkin. Desmond tidak mengubah prinsipnya. Sikap Desmond membuat satu kamp jadi sasaran kejengkelan para atasan. Ujung-ujungnya, babak belurlah Desmond oleh kawan-kawannya.

Memadukan antara unsur religiusitas dengan perang ibarat air dan minyak. Tuhan melarang menumpahkan darah sesama manusia, perang tidak punya pilihan lain. Tapi perang tidak akan berhenti begitu saja. Perdamaian butuh diperjuangkan dengan darah.

Sumber gambar: moviepostershop.com

Setelah melewati persidangan, Desmond mendapatkan tuntutannya. Dia pun menjadi bagian dari paramedis. Perang Okinawa adalah perang yang sangat mengerikan. Ribuan tentara dijemput malaikat maut dengan tubuh rusak dan tercerai-berai. Medan perang sama sekali tidak menguntungkan. Prajurit yang sekarat harus diselamatkan meski dengan menuruni tebing hanya bermodalkan tali. Desmond berusaha menolong setiap prajurit yang masih bernapas. Teman-temannya satu per satu mati di depan matanya. Dia melihat bayonet yang menusuk tubuh kawan-kawannya yang sekarat. Itu merupakan ujian untuknya, tetap memegang prinsip ataukah melawan prinsip dengan alasan terpaksa.

Ya, kita sering meninggalkan prinsip untuk sesuatu yang kita anggap jauh lebih baik. Padahal, boleh jadi, itu hanya akan membuat kita menjadi manusia yang lebih buruk. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kemudian.

Desmond dan keyakinannya, membawanya ke dalam level manusia yang lebih mulia. Dia tidak menumpahkan darah sama sekali, malah dia menjadi penyelamat yang diganjar penghargaan terbaik di negaranya.

Desmond T. Doss meninggal di tahun 2003.

 

Trailer Hacksaw Ridge (2016):

Jogja, 5 Februari 2017

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response