Hansel & Gretel Witch Hunters (2013); Film Pembasmi Penyihir Jahat

Hansel & Gretel Witch Hunters (2013); Film Pembasmi Penyihir Jahat
Hansel & Gretel Witch Hunters (2013). Sumber gambar: IMDB

Hansel & Gretel Witch Hunters rilis di AS tanggal 25 Januari, sementara 23 Januari udah tayang di Indonesia (hebat). Sebelum membahas, gue ingin menggarisbawahi bahwa Hansel & Gretel Witch Hunters adalah film dewasa. Ada adegan manusia telanjang dan juga violence yang lumayan tinggi kadarnya. Anak kecil cukup didongengin ama orang tuanya aja.

Alkisah, di suatu malam, Hansel (Jeremy Renner-American Hustle, The Bourne Legacy, The Avengers) dan Gretel (Gemma Arterton-Prince of Persia, Quantum of Solace), dibawa sang ayah ke tengah hutan lalu ditinggalkan begitu saja. Ayahnya tidak memberi penjelasan apa-apa. Kakak beradik itu lalu berjalan hingga akhirnya menemui sebuah pondok di tengah hutan.

Mereka lalu mengetahui bahwa pondok itu terbuat dari permen. Mereka memakannya lalu penasaran masuk ke dalamnya. Ternyata, mereka ditangkap oleh pemilik pondok yang seorang penyihit jahat. Hansel lalu dikurung dan dicecoki permen sebanyak banyaknya hingga ia dewasanya menderita diabetes dan bergantung dengan suntikan insulin (ini agak menggelikan menurut gue, tapi ya sudahlah) sementara Gretel dipaksa bekerja (mengapa bukan sebaliknya ya si Hansel yang disuruh kerja? *sori lagi pingin nyinyir).

 

Setelah itu, Hansel & Gretel pun terkenal sebagai pemburu penyihir. Berita tentang mereka tersebar ke mana-mana. Hingga beberapa tahun kemudian, di suatu wilayah bernama Ausburg, seorang sheriff hendak membantai seorang penyihir wanita yang masih belia, sebenarnya masih dituduh dan tidak ada bukti. Wali kota rupanya lebih gesit dan sudah menyewa jasa Hansel & Gretel. Penyihir itu pun dibebaskan. Tapi misteri soal hilangnya anak-anak desa belum terpecahkan.
Selain efek visual yang dibuat nyata dengan efek 3 dimensi dan membuat gue terkaget-kaget sewaktu ada benda yang melayang ke arah gue, senjata yang kakak beradik gunakan ini juga canggih banget. Ya maklum saja, mereka kan tidak bisa menunggangi sapu terbang seperti para penyihir jahat.

Selama adegan kejar-mengejar itulah banyak adegan violence yang dimunculkan, entah itu terbanting ke tanah, menubruk pohon, kena tendang dan pukulan, dan lainnya. Sebagai jagoan, meski sudah berdarah-darah, toh tetap saja Hansel & Gretel bisa bangun dan menyusun serangan selanjutnya. Full dengan adegan yang bikin deg-degan.

Di hari pertama gue nonton Hansel & Gretel Witch Hunters, studio di Empire XXI hanya menyisakan 2 baris pertama aja. Gue rasa, orang memang dibuat penasaran dengan film yang juga dipromosikan lewat twitter ini.

Trailer Hansel & Gretel Witch Hunters (2013):

My room, Jogja, 24 Januari 2013: 12:12

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response