Helm Motor; Because The Life is inside Your Head

Salah dua hal eh gimana sih cara ngomongnya? Oke, ada dua hal yang gue suka banget, bersepeda dan naik motor. Dua-duanya punya roda dua, dua-duanya sama-sama asyik, dan dua-duanya bisa jadi berbahaya. Gue rasa semua hal yang berhubungan dengan jalanan pasti ada bahayanya, maka dari itu dianjurkan untuk memakai pengaman. Helm maksud gue. Tapi terus terang, gue jarang pakai helm jalau bersepeda karena gue lebih suka pake headset stereo buat dengerin musik. Kalau naik motor, jauh dekat pasti pakai helm, Ini bukan sekadar taat lalu lintas (toh sampai sekarang gue belum megang SIM C hahaha), tapi kembali ke faktor keamanan. Gue udah dua kali jatuh dari motor dan merasakan betapa helm motor adalah salah satu alat bantu yang setidaknya melindungi bagian paling vital, yups kepala.

Helm Motor; Because The Life is inside Your Head
Sumber gambar: youtube

Gue beberapa waktu lalu, sebelum melakukan perjalanan jauh, memutuskan beli helm motor yang kalau dibandingkan harga, memang agak mahal, dengan pertimbangan, itu akan bisa lebih aman ketimbang helm yang dua kali lebih murah. Dan itu terbukti. Ketika jatuh dari motor, entah itu slip ban, ketabrak, ngerem mendadak, dan berbagai penyebab lainnya, benturan di kepala itu nggak terlalu terasa karena bahan helm yang lebih tebal dan lapisan dalam yang lebih empuk.

Gue rasa, gue bukan satu-satunya orang yang mencemaskan kalau terjadi dampak negatif dari benturan di kepala di masa mendatang. Di kepala itu pusatnya saraf-saraf penting. Satu aja rusak, nggak kebayang pengaruhnya terhadap anggota tubuh lain.

Beberapa hari lalu, ketika gue mengalami sebuah kecelakaan motor ringan, gue sempat deg-degan dengan rasa sakit di belakang kepala gue. Itu asalnya, gigi gue kebentur (tapi nggak berdarah), lalu rahang gue nyeri sampe ke kepala. Beberapa hari rasa trauma ada sampai dua hari lalu. Trauma bukan semacam ketakutan lho, tapi lebih ke rasa fisik. Rasa sakit yang kita nggak tahu letaknya di mana. Saat itu gue udah pakai helm, gue kunci, dan kaca gue turunin. Kalau nggak pake helm dan sebagainya, gue rasa gue nggak akan bisa berdiri setelah kecelakaan atau langsung dibawa ke rumah sakit. Serem kan?

Kembali ke helm motor, gue sangat nggak suka ketika melihat orang naik motor tanpa helm. Ingatlah bahwa kecelakaan itu bukan sesuatu yang diminta, tapi bisa datang kapan aja. So, apa susahnya sih menjaga keamanan diri sendiri?

 

Jogja, 10 Januari 2012

Leave a Response