Histats dan Google Analytics; Tools Pengukur Trafik Blog Kita

Histats dan Google Analytics; Tools Pengukur Trafik Blog Kita
Histats dan Google Analytics dan Google Analytics. Sumber gambar: Wikipedia

Salah satu keasyikan dalam blogging adalah memantau trafik alias jumlah visitor yang datang ke blog kita. Untuk blog pribadi, memang perlakuannya akan berbeda dengan blog yang publik, alias punya banyak kontributor seperti BASABASI.CO. Kalau di personal blog, kita sih bisa santai-santai aja dengan trafik yang sedikit, tapi untuk blog publik, saya yakin, tim trafiknya kudu kerja keras buat memastikan jumlah pengunjung selalu bergerak naik, dengan postingan jenis apa pun juga. Konten yang populer atau tidak. Ini bukan hal yag mudah, karena persaingan sangat tinggi dan gimana caranya agar blog yang kita tangani ini bisa “terlihat” oleh calon pengunjung di dunia maya. Kalau di layar kaca, dikenal rating Nielsen. Kalau ratingnya bagus, program TV akan dilanjutkan. Kalau ternyata nggak banyak yang nonton, si pihak stasiun TV bisa aja memutus tayangan tersebut, meski dari kualitasnya bagus. Emang rasanya nggak adil sih, tapi lagi-lagi selera pasar selalu menjadi nomor satu di industri hiburan.

Ada dua macam pemantau pengunjung blog yang saya yakin para blogger pasti juga menggunakannya, histats dan google analytics. Dengan kelebihan dan kekurangan. Tapi belakangan, saya cukup direpotkan karena salah satu pemantau itu tiba-tiba tidak berfungsi.

Yang saya maksud adalah histats. Kendala yang sering saya temui adalah histats yang disetting invisible, tiba-tiba kodenya hilang dari footer, tanpa permisi. Tanda kalau histats nggak berfungsi adalah Summary benar-benar tidak ada pergerakan, bahkan ketika kita sendiri sedang mengakses blog tersebut. Inilah kekurangan tools yang tidak terpasang ke dalam root domain. Kode pun saya pasang kembali, dan statistik mulai terlihat ada pergerakan, tapi tentu saja tidak mampu memberikan data yang valid, hanya data selama kode itu ada.

Beda dengan Google Analytics. Karena terpasang lewat Cpanel, meski kita sering gonta-ganti theme, dia nggak bakal ke mana-mana. Hanya saja kita harus kembali memverifikasi dengan memasang kode pada bagian <head> biar lebih mantap. Dan kelebihan lain, Android punya aplikasi Google Analytics, jadi blog bisa dipantau sambil mobile. Untuk versi Windows Phone, tampilannya masih kalah jauh dari Android, saya sih nggak mau pake, mendingan lewat laptop.

Lagi-lagi, tiap blogger mungkin punya pandangan berbeda-beda tentang penting nggaknya trafik pada blog. Saya pribadi beranggapan, bagus atau tidaknya kualitas tulisan kita salah satu faktor penentunya adalah tulisan dan tidak lupa kata kunci (keyword) yang relevan. Ini cuma masalah strategi aja. Buat yang udah berpikiran membuat blog publik, pastiin punya tim trafik yang bakal ngutak-ngutik blog agar tidak kalah saing dengan blog-blog lain.

Dan jangan lupa untuk blogwalking, biar orang cepat kenal dengan blog kita.

 

Jogja, 23 Agustus 2015

Nisrina Lubis

Nisrina Lubis

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response