Jika di Hari Lebaran Tidak Berencana Mudik

Lebaran sebentar lagi tiba. Orang-orang mulai berencana mudik. Keseruan menyambut datanya hari kemenangan semakin terasa saja. Paket-paket parsel mulai dipajang di supermarket, toko-toko baju menyetok koleksi terbaru untuk diborong para pemilik THR kalap, tiket-tiket bus sampai pesawat terbang makin sulit didapat dengan dan harga pun melonjak tinggi.

ID:61967267
ID:61967267

Berbicara tentang arus mudik, sejumlah kota besar maupun kota pelajar selalu bersiap untuk menjadi sepi di hari lebaran. Kos-kosan/kontrakan terlihat lengang, warung-warung makan memilih tutup, acara televisi serentak bernuansa perayaan lebaran.

Padahal, di antara sekian juta perantau, ada segelintir orang yang tidak bisa pulang ke kampung halamannya karena berbagai alasan. Kehabisan tiket dengan harga normal, malas ditanyain: kapan bawa calon mantu ke sini, sedang menyiapkan ujian skripsi, sampai karena tidak punya jatah cuti panjang dari kantor.

Ketika tidak mudik sudah menjadi keniscayaan, mari deh mulai mengatur strategi untuk membuat Hari Lebaran tetap ceria seperti hari-hari lainnya hingga kos-kosan/kontrakan kembali ramai seperti biasanya. Berikut tips-tips untuk mengatasi mati gaya ketika Hari Lebaran.

 

  1. Menjadi anggota baru ibu kos/pemilik kontrakan

Untuk melakukan strategi yang pertama, dibutuhkan pendekatan paling tidak sebelas bulan sebelumnya. Memberikan kesan anak baik-baik akan memancing rasa simpati dari pemilik kos-kosan maupun kontrakan hingga tidak canggung menjadikan Anda sebagai anggota keluarga baru. Maksudnya ketika memasak ketupat dan opor ayam, Anda mendapatkan jatah juga, bahkan bisa saja ikut diundang makan bersama setiap waktu makan tiba. Beruntung lagi jika ibu kos/pemilik kontrakan punya anak sebaya Anda dan bisa digebet.

 

  1. Belajar masak

Habit dari anak-anak kos/kontrakan yang ngehits adalah selalu membeli makan di luar dan masakan andalannya adalah mi instan, meskipun masak mi rebus sering kematangan dan mi goreng selalu keasinan. Dapur bukan menjadi tempat berkreasi yang keren. Hell’s Kitchen bukan tontonan favorit. Membedakan micin dan garam pun sulit. Maka sebelum lebaran tiba, bulatkan tekad untuk menjadikan dapur sebagai tempat asyik untuk mengusir kejenuhan. Belilah buku resep makanan untuk mulai bereksperimen. Dari yang simpel-simpel saja dulu, jangan langsung bernafsu pengin buat rendang atau brownis kukus. Coba dulu dari memasak sayur atau lauk seperti telur ceplok. Oh ya, pastikan Anda memecahkan telur dengan benar. Ingat, kulit telur bukan untuk dikonsumsi manusia.

 

  1. Pergi ke tempat-tempat ramai.

Berada di tempat-tempat ramai akan memberikan sejumlah inspirasi. Mungkin membuat Anda tergerak untuk memulai karier fotografi maupun menulis. Dengan berada di keramaian, maka terbuka kemungkinan juga untuk bertemu jodoh. Mungkin saat itu masih jadi pacar orang lain, siapa tahu setelah bertemu Anda, dia berubah pikiran. Beberapa tempat ramai yang bisa dijadikan pilihan adalah pantai, kebun binatang, dan bandara.

Pantai adalah tempat romantis. Seramai apa pun pantainya, tetap tidak kehilangan nuansa romantis dengan embusan angin, debur ombak, dan birunya laut. Hindari datang ke pantai yang sepi karena tujuan Anda ke pantai adalah menghilangkan rasa sepi bukan menambah kegalauan.

Bagi yang pencinta binatang, kebun binatang adalah tempat yang tepat untuk didatangi ketika Hari Lebaran. Kenapa tidak? Mulai dari hewan kecil sampai besar, jinak sampai buas, lucu sampai nggak lucu, berkumpul di sana. Jangan terlalu asyik melihat binatang, edarkan pula pandangan Anda ke sekitar, mungkin ada yang bisa diajak kenalan dan punya hewan favorit yang sama.

Referensi tempat ramai selanjutnya adalah bandara. Tidak direkomendasikan untuk stasiun maupun terminal karena terlalu hectic dan padat. Anda bisa nongkrong asyik di kafe bandara atau anjungan tempat melihat pesawat take off dan landing. Jangan lupa bawa headset untuk mendengarkan musik dari ponsel atau i-Pod. Mulailah menyiapkan modus untuk kenalan dan saling bertukar nomor hape dengan calon penumpang yang selo dan manis. Sebelumnya, pastikan di jari manisnya tidak ada cincin yang melingkar.

Itu tadi beragam tips untuk mengisi Hari Lebaran bagi para perantau yang tidak pulang kampung yang patut dicoba. Sukses atau tidaknya tergantung dari niat dan usaha Anda sendiri kok. Good luck ya, Say!

 

Dimuat di jombloo.co edisi 7 Juli 2015

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response