Justin Bieber; Terkenal Sejak Usianya Baru 14 Tahun

Justin Bieber baru dikenal publik Indonesia setahun atau dua tahun belakangan, padahal ia mulai famous di US empat tahun lalu, saat usianya masih 14 tahun, masih unyu, rambutnya yang masih poni lempar di mana sedikit-sedikit bikin gue ngakak karena dia suka heboh sendiri kalau rambutnya dirasa berantakan. Ya, industri musik Amerika memang cerdas soal melejitkan artis-artis belia macam Justin Bieber, Cody Simpson, Greyson Chance, Miley Cyrus, Selena Gomez, sampai Demi Lovato. Di negara kita juga ada, meskipun formatnya gerombolan ABG kayak Coboy Junior atau JKT 48. Yang formatnya penyanyi solo nggak begitu laku. Udah nggak zamannya juga kali ya.

Justin Bieber; Terkenal Sejak Usianya Baru 14 Tahun
Sumber gambar: cosmopolitan.com

Back to Justin Bieber. Gue pertama kali ngeh sama bocah ini, lewat video klip Baby. Kalau ga salah tahun 2010 atau 2011 ya. Bocah ini ganteng, tapi ya rambutnya itu nggak nguatin deh. Penting ya poninya kudu dilempar-lempar gitu sambil dia ngedance hip-hop yang menurut gue asyik punya. Suaranya emang masih anak-anak banget, masih innocent lah menurut gue. Lagunya bagus karena di belakang dia emang ada produser hebat dan serius banget ngadepin dia.

Justin was a kid. Dari berbagai artikel dan gosip-gosip tetangga, katanya dia itu populer lewat Youtube. Ibunya kalau nggak salah yang meng-upload momen di mana Justin ikut sebuah kontes menyanyi dan juara dua. Nah, tenyata banyak yang suka ama karakter suaranya si Justin dan tampang dia imut banget. Wajar dong kalau klip itu akhirnya mendorong si produser sekaligus penyanyi Usher ngajak Justin gabung ke manajemennya. Usher nggak salah pilih, Justin itu emang berbakat, dan bakatnya nggak cuma suara bagus. Dia juga bisa nge-dance. Jadi inget sama Justin Timberlake.

Single pertama Justin Bieber adalah “One Time”. Gue nggak begitu suka karena biasa aja. Single-single lain dia di album pertama juga gue nggak begitu familiar. Album keduanya yang lebih heboh dan lebih matang (meski suaranya masih yang nuansa anak-anak). Selain “Baby” ada “Never Let You Go” “Ur Smile” “Eenie Meenie”. Dan 2010, adalah masa di mana Justin Bieber mengalami perubahan suara. Nah, artinya udah dewasa deh dia, udah boleh pacaran dan minum alkohol sepuasanya.

Justin juga sempat membuat album nuansa Natal dan salah satu hits yang gue suka jusulnya “Mistletoe” gue juga suka dengan video klipnya, romansa Natal yang penuh cinta.

Di tahun 2011, Justin Bieber merilis album Believe. Ini yang membuat gue mulai jatuh cinta beneran. Justin nggak cuma tampil dengan suara yang lebih “lelaki” tapi juga tampilan yang “aje gile gantengnya”. Selamat tinggal poni lempar dan selamat datang gaya rambut yang lebih keren dan masih cokelat. Dia membawakan single “Boyfriend”, kalau nggak salah pertama kali dia bawain di Ellen deGeneres Show. Dia mulai berani mengeksplor vokalnya dengan falseto. Kalau mendengar versi recording, emang it’s definetely great. Tapi, ketika gue melihat performance dia live, ada saatnya dia harus mengandalkan playback. Gue rasa, dalam genre pop musik, playback is allowed. Lagu baru dia yang nggak kalah kerennya berjudul “As Long as You Love Me”. Di lagu ini, pas bagian reff, dia bisa memunculkan suara dengan 3 range yang berbeda. Coba deh dengerin lagunya. Pas kata “love”, dia mainin suaranya pas banget dan gue pernah lihat dia nyanyi lagu ini akustik. Perfecto. Soalnya dia nggak pake dance, napasnya nggak habis di tengah-tengah.

Oh ya, selain Justin Bieber punya fans sepersekian bagian bumi, dia juga punya follower twitter (@justinbieber) yang mencapai 28 juta, bersaing ketat dengan Lady Gaga (@ladygaga) yang memiliki 29 juta follower. Ini membuktikan kalau dia bener-bener punya daya tarik yang luar biasa besar. Pingin lihat update foto-foto Justin Bieber? Follow aja instagramnya (justinbieber)

Yogyakarta, 24 September 2012

Leave a Response