Kambing Jantan Book of 2 (Gagas Media, 2010); Komik Gokil Raditya Dika

Kambing Jantan Book of 2 (Gagas Media, 2010); Komik Gokil Raditya Dika
Kambing Jantan Book of 2 (Gagas Media, 2010)

Kambing Jantan Book of 2 dan Raditya Dika. Gue rasa ini tren yang sudah berlalu beberapa tahun lalu, tapi gue baru tertarik sekarang buat baca. Buku pertama yang gue baca adalah yang komik Kambing Jantan, seri kedua. Komik ini isinya emang random (dan asal elo tau, yang random itu biasanya lebih sparkling) dan Dika nggak malu buat nunjukin hal itu.

Gue nggak tau, di komik ini yang bener-bener sesuai dengan kenyataan mana, tapi gue tetep mesem-mesem (alias ngakak tertahan) pas adegan Dika ketemu ama tetangga barunya yang bernama Momo, asli Thailand atau pas dia ama temen-temennya dititipin rumah dan seekor hamster bernama Pocky.

Jadi dalam Kambing Jantan Book of 2 ada sejumlah cerita, salah duanya udah gue mention di paragraf sebelumnya. Pertama itu tentang si Momo, yang orangnya itu dingin dan sering protes ke si empunya apartemen (namanya Sharon) soal kelakuan si Dika yang suka nyanyi meski suaranya mirip babi dan buang celana dalam di depan pintu apartemen. Si Dika keder juga amat uh makhluk. Maka dia pun selalu berusaha menghindari Momo. Tapi yang namanya tetangga apartemen, pasti dong bakal tatap muka. Dan itu terjadi di ruang laundry. Ceritanya si Dika abis ngebersihin apartemennya yang busyet pecahnya melebihi kapal.

Pas dia mo masukin pakaian kotor ke dalam mesin, datanglah si Momo yang ngaku dia udah lebih dulu ke sana dan dia balik ke apartemen buat ngambil pakaian kotor yang ketinggalan. Mereka lalu adu mulut terus masuklah mereka ke dalam dunia khayal di mana gue ngakak karena dalam dunia khayal pun Dika kalah ama si Momo. Akhirnya Dika pun nyerah sama Momo. Nggak jadi laundry baju dia.

Ada juga cerita soal Dika yang bête setengah mati sama si Sharon, pemilik apartemen. Si Sharon ini denger pengaduan dari si Momo kalau Dika mau nyolong Boxer si Momo, eh malah dia dikira homo dan tarif apartemennya bakal dimahalim. Mereka masuk lagi nih ke alam khayalnya Dika di mana Sharon menjadi Sharonzilla (monster yang mengamuk di kota). Bisa ditebak nih, selama pertarungan, Dika kalah lagi.
Cerita si Pocky nggak kalah ngegemesin. Suatu kali, seorang teman Dika mau ke Melbourne buat liburan sama teman-temannya. Dika pun dititipi rumah plus Pocky, hamster kesayangan temannya itu. Nah Yousef, teman Dika yang asal Arab pun ngajak party di sana. Dika (yang gue baru tahu orang Batak) pun oke-oke aja. Mereka juga ngajak salah satu teman mereka yang dari Korea. Pesta yang mereka bayangkan bakal seheboh di film-film itu pun ternyata gagal total. Ga ada yang datang karena si Yousef nggak ngasih tau alamat. Ga cuma itu, mereka pun membuat pesta barbeque dan tanpa sengaja yang dimasak adalah… si hamster malang itu.

Masih banyak kisah konyol lain di dalam Kambing Jantan Book of 2 yang membuat gue pingin baca karya-karyanya Dika. Dan mungkin ini bakal menjawab pertanyaan gue kenapa followernya doski bisa tembus 1 juta.

 

@tamanjeckafe, Jogja, 3 Maret 2013, 18.32 WIB

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response