Look What You Made Me Do; Album Taylor Swift Lebih Self Centered?

Look What You Made Me Do; Album Taylor Swift Lebih Self Centered?
Look What You Made Me Do. Sumber gambar: npr.org.

Video Look What You Made Me Do dirilis pada 28 Agustus di Indonesia alias 27 Agustus di Amerika Serikat di ajang MTV Video Music Awards 2017 yang dibawakan oleh Katy Perry. Swift masih memercayakan penggarapan video pada Joseph Kahn, si otak di balik Bad Blood dan Wildest Dreams untuk mengantarkan sebuah pesan penting dari sang superstar bahwa: Taylor Swift yang lama sudah mati. Taylor Swift yang penuh drama, yang menceritakan tentang mantan-mantan pacarnya, yang berusaha kelihatan karena squad dari kalangan model-model berkaki panjang. Itu semua sudah mati, menurut visualisasi yang kita lihat dari video berdurasi 4.15 menit.

I don’t like your little games
Don’t like your tilted stage
The role you made me play
Of the fool, no, I don’t like you
I don’t like your perfect crime
How you laugh when you lie
You said the gun was mine

Sang sutradara membuat nuansa dark dari area pemakaman, zombie yang tidak lain adalah Swift sendiri, juga batu-batu nisan yang bisa diinterpretasikan sebagai masa lalu yang telah mati. Tapi jangan takut karena di balik itu semua, sang superstar hanya bermaksud menertawakan dirinya sendiri. Ada sejumlah karakter Swift yang dia tampilkan, dirinya saat disabotase di ajang VMA 2009 oleh Kanye West yang merasa bahwa Beyonce lebih pantas menerima penghargaan, ada dari video Blank Space di mana dia mengajak sejumlah dancer lelaki kemayu, ada juga ketika dia masih menjadi dewi gitar yang sentimental alias cengeng, dari Shake It Off dengan pakaian balet, lalu dia mengenakan baju red alias merah dengan ular-ular berbisa di sekitarnya, meskipun itu GCI belaka, yang jelas adalah Bad Blood di mana dia mengenakan kostum ala perempuan tidak baik-baik.

But I got smarter, I got harder in the nick of time
Honey, I rose up from the dead, I do it all the time
I’ve got a list of names and yours is in red, underlined
I check it once, then I check it twice, oh!

Bukan Taylor Swift kalau dia tidak menyindir perkara mantan. Apa asyiknya coba jika hanya bercerita tentang diri sendiri, meskipun para fans-nya di luar sana tidak akan keberatan. Mantan-mantan dia memang sebagian besar selebriti yang belakang sangat disorot media, sebut saja DJ Calvin “peluk mesra” Harris (apa sih?) dan aktor jangkung berwajah aristokrat, Tom Hiddleston. Bukan Taylor Swift juga kalau tidak memasukkan “rival tapi mesra” Katy Perry ke dalam video yang menjadi pengantar untuk lahirnya album Reputation yang seharusnya keluar tahun 2016.

I don’t like your kingdom keys
They once belonged to me
You asked me for a place to sleep
Locked me out and threw a feast (what?)
The world moves on, another day, another drama, drama
But not for me, not for me, all I think about is karma
And then the world moves on, but one thing’s for sure
Maybe I got mine, but you’ll all get yours

Kenapa ya album ini dikeluarkan pada tahun ganjil? Album perdananya-Taylor Swift-rilis pada 2006, Fearless pada 2008, Speak Now di tahun 2010, Red tahun 2012, dua tahun kemudian 1989 tahun 2014. Apakah memang kesibukan berpacaran membuat dia kesulitan membuat lagu baru, ataukah memang dia menyengaja menunda setahun untuk memberikan kejutan yang lebih besar, di tahun yang sama dengan album Witness Katy Perry? Mengapa semuanya harus dikaitkan dengan Katy Perry?

I don’t trust nobody and nobody trusts me
I’ll be the actress starring in your bad dreams

Gimana? Suka?

Jogja, 29 Agustus 2017

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response