Sahur Kesiangan, 3 Makanan Berikut Bisa Dilahap Selagi Imsak

Sahur Kesiangan, 3 Makanan Berikut Bisa Dilahap Selagi Imsak
Sahur Kesiangan. Sumber gambar: pixabay.com

Sahur adalah salah satu kekhasan yang ada saat kita berpuasa, baik itu di bulan Ramadhan maupun di bulan-bulan. Kekhasan lainnya adalah berbuka puasa. Tapi, ketika berbuka puasa, kita berada dalam posisi siap, sebab itu dinanti-nantikan. Sementara sahur biasanya kan dilakukan setelah tidur malam. Tidak ada penentuan jam yang saklek untuk pelaksanaan sahur. Ada yang sejam sebelum adzan Subuh, ada yang setengah jam. Atau saking takutnya kelaparan, dua jam sebelumnya sudah mulai mengisi perut. Padahal, semakin banyak asupan makanan ketika sahur, akibatnya kita akan mudah dibuat mengantuk bahkan merasa lebih lapar dibandingkan dengan yang porsinya seperti makan biasa.

Sejumlah pakar kesehatan sudah banyak kali merekomendasikan apa-apa saja menu-menu sahur paling ideal di saat bulan Ramadhan. Fokus pada bulan suci tersebut, karena durasinya 30 hari nonstop. Hukumnya wajib, kecuali bagi yang mengalami sejumlah halangan sehingga berpuasa bisa digantikan di bulan lain. Kita bisa membacanya itu di majalah atau di artikel.

Yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana jika suatu saat kita sahur kesiangan? Bergitu terbangun hanya tersedia 10 menit alias imsak? Berhubung imsak baru hanya penanda untuk siap-siap berpuasa dan aturannya adalah dimulai dari sejak masuknya waktu Subuh, dan saya pun berhubung masih tinggal sendiri dan kadang anak kosan lain kebetulan tidak pada bangun sahur, ada makanan-makanan yang tersedia di kamar untuk siap disantap dalam waktu 10 menit tadi.

  1. Kurma

Di bulan puasa, penjual kurma akan berlimpah ruah. Digunakan sebagai makanan berbuka puasa paling ideal dan disunnahkan Rasulullah. Kurma segar mengandung gula sederhana—seperti fruktosa dan dektrosa—yang ketika dikonsumsi langsung dapat menjadi pengganti energi yang hilang. Masih banyak kandungan gizi di dalamnya sehingga sebagai menu sahur dadakan tidak akan menjadi masalah. Makanlah 3-5 butir atau lebih jika kurmanya kecil-kecil.

  1. Pisang

Bagi yang tidak menyukai kurma karena rasanya terlalu manis, bisa memilih pisang. Pisang adalah buah yang ada di segala musim. Kandungan gizi dan seratnya bahkan menjadikan buah yang sebagian besar berwarna kuning muda ini makanan andalan para pencinta olahraga yang butuh asupan karbohidrat sebagai sumber energi. Ketika berpuasa, sahur kepepet dengan pisang saja sudah cukup menahan serangan lapar yang biasanya datang begitu cepat jika kita mengonsumsi nasi dan sejenisnya.

  1. Kacang Kulit

Mengapa camilan kacang kulit bisa dijadikan serep jika bangun sahur kesiangan? Bagi saya pribadi, meski bukan karbohidrat, melainkan sumber protein, kandungan serat pada kacang tanah pun cukup untuk menahan datangnya rasa lapar ketika seharian berpuasa? Asalkan tidak makan hanya 1 biji lho. Pastikan kita punya kelihaian dalam mengupas kulit kacang sebab berpacu dengan waktu. Jangan pula memakan kacang dengan kulitnya. Pilihlah kacang yang diproses dengan sangrai. Konon, minus penggunaan minyak akan lebih baik untuk tubuh. Kalau tidak ada, yang diproses biasa juga tidak masalah. Mereknya pun tidak harus Dua Kelinci. Saya sih tidak menyarankan kacang telur atau kacang bawang. Biarlah itu buat camilan saat lebaran tiba nanti.

Nah, jangan lupa, selain memikirkan asupan makanan yang memadai di ketika sahur kesiangan, sebab asupan air juga tidak kalah penting. Usahakan setidaknya setengah liter sempat kita tenggak sebelum azan berkumandang. Pelan-pelan. Minumlah dari mulut, bukan hidung.

Nah, betapa pentingnya sahur. Meskipun jika sudah niat, maka niscaya kita akan mampu menahan lapar dan haus seharian tanpa sahur, namun jangan suka menyiksa tubuh seperti itu. Setiap harinya, tubuh perlu asupan yang cukup untuk regenerasi sel dan memastikan daya tahan tubuh terjaga. Dari mana asalnya jika bukan makanan dan minuman?

Selamat berpuasa dan usahakan tidak tiap hari sahur kesiangan ya!

 

Jogja, 27 Mei 2017

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response