Masjid Agung Demak; Wisata Religi Populer di Jawa Tengah

Masjid Agung Demak; Wisata Religi Populer di Jawa Tengah
Masjid Agung Demak. Sumber gambar: TapakRantau

Masjid Agung Demak bukanlah masjid yang berukuran terlalu besar, tapi menyimpan nilai historis teramat banyak bagi kota Demak dan Kerajaan demak yang didirikan Raden Fatah. Hayo, udah pada tahu kan sejarahnya? Belum? Sama kalau begitu.

Dari Semarang, gue lanjut ke Demak. Yang gue tahu, jarak dua kota ini seperti Jogga-Magelang. Yang gue nggak tahu, ke Demak itu lewat mana? Dari beberapa orang yang gue tanya, muncullah 2 jawaban. Silakan lewat Pedurungan, atau lewat Terboyo. Seorang tukang becak akhirnya bisa meyakinkan gue untuk lewat Terboyo. Menurut dia, jalanannya lebih enak. Gue belum ngeh enaknya seperti apa. Gue malah curiga bakal ngantri berkilo-kilo.

Ternyata enggak. Dan sumpah gue suka sama jalanan Semarang-Demak. Lurus dan mulus. Di sini gue bisa merasakan sensasi balapan sesungguhnya. Ini pertama kalinya gue narik gas ampe 120km/jam. Meski itu cuma 30 detik karena nyali gue ciut dengan sendirinya karena kecepatan segitu. Nggak cuma gue yang ngebut di jalanan ini. Kendaraan lain pun demikian. Dan hanya kurang lebih sejam, gue pun sampai Demak. Nggak begitu susah menemukan letak Masjid Agung Demak. Letaknya dekat alun-alun. Petunjuk jalannya jelas banget.

Masjid Agung Demak bukanlah masjid yang berukuran terlalu besar, tapi menyimpan nilai historis teramat banyak bagi kota Demak dan Kerajaan demak yang didirikan Raden Fatah. Hayo, udah pada tahu kan sejarahnya? Belum? Sama kalau begitu.

Gue mulai memotret bagian per bagian Masjid Agung Demak. Dari luar sampai luar. Bagian dalam masjid memang tidak boleh dipotret. Gue sempat sih motret diam-diam pakai hape, tapi blur. Ya sudah, lupakan.

Selain masjid, masih di kompleks yang sama, terdapat pekuburan para raja Demak dan keturunannya. Pas gue datang, ada beberapa orang yang sedang berdoa atau baca Yasin, Gue motret-motret aja. Eh ya, ada yang bilang sih, katanya kalau mau cepet dapet jodoh, sering-sering doa di masjid ini sama di masjid Kudus. Pingin bukti, silakan dibujtikan sendiri.

My next and the last destination: Kudus.

Leave a Response