Megan Leavey (2017): Kisah Nyata si Prajurit dan Anjing Penyelamat

Megan Leavey (2017); Kisah Nyata si Prajurit dan Anjing Penyelamat
Megan Leavey (2017). Sumber gambar: IMDB.

Megan Leavey adalah seorang prajurit Amerika Serikat yang pernah ditugaskan di Iraq untuk mengendus keberadaan bahan-bahan peledak di jalanan. Tentu saja bukan Megan yang mengendus-ngendus di tanah atau di tempat-tempat tersembunyi, melainkan anjing terlatih dan supergalak bernama Rex.

Awal mula Megan sampai bergabung dengan pasukan Amerika adalah keinginannya untuk menjauh dari keluarga. Pilihannya jatuh pada dunia yang jauh dari idaman kaum perempuan masa kini. Setelah mengikuti sekolah militer dan lulus, ia ditugaskan di sebuah kamp di California. Di sanalah dia bertemu dengan anjing-anjing terlatih, salah satunya Rex. Ada satu dorongan insting yang membuat Megan mengusulkan dirinya untuk juga berpartner dengan seekor anjing, tapi atasannya tidak mengabulkan dengan begitu mudah. Dia hanya diperbolehkan melatih anjing dari kaleng. Serius, sebuah hal konyol dan itu pun dilakoni dengan sabar. Buah dari penantian adalah diberikannya Rex kepadanya.

Rex punya karakter unik. Namun keunggulannya membuat Megan akhirnya sampai di Fallujah, Irak. Mereka bergabung dengan pasukan dan berada di garis depan. Mereka ikut rombongan mobil dan selalu turun duluan, Megan memegang tali leher Rex yang langsung paham akan tugas mulianya. Di bawah cuaca menyengat, mereka berdua mencium jejak-jejak ranjau yang ditanam dan sekali sentuh akan langsung menghancurkan benda di sekitarnya. Sebuah tugas yang mahamelelahkan, bahkan untuk manusia sekalipun.

Kepahlawanan Rex dipuji-puji, tapi dia tetaplah anjing. Anjing militer yang tidak bisa diadopsi karena kegalakannya dan dianggap berbahaya jika berada di kawasan sipil. Ketika Megan Leavey meninggalkan dunia kemiliteran setelah mengalami luka parah, dia harus berpisah dengan Rex.

Film berdurasi 1 jam 56 menit ini disutradrai oleh Gabriela Cowperthwaite yang sebelumnya mengarahkan film dokumenter Blackfish (2013). Ditulis oleh Pamela Gray (Conviction), Annie Mumolo (Bad Moms), Tim Lovestedt (Parenthood). Meski kisah Megan Leavey sebenarnya sangatlah heroic tapi saya tidak merasakan hal itu sepanjang filmnya. Ini adalah film tentang Megan, bukan Rex. Padahal, jika bukan karena Rex, Megan adalah veteran perang seperti prajurit yang pernah bertugas di Irak dengan bawaan PTSD. Rex-lah yang diperjuangkan mati-matian agar bisa diadopsi di masa tuanya yang tak lagi berguna bagi militer.

Ada Kate Mara yang memerankan Megan Leavey, ada Tom Felton juga sebagai rekan Megan yang baik hati dan suportif. Sayangnya, keduanya tidak dipasangkan menjadi kekasih.

Jogja, 16 September 2017

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response