Pengakuan Eks Parasit Lajang (KPG, 2013); Novel Tentang Akhir dari Kelajangan

Pengakuan Eks Parasit Lajang (KPG, 2013); Novel Tentang Akhir dari Kelajangan
Pengakuan Eks Parasit Lajang (KPG, 2013). Sumber gambar: bukukita.com

Pengakuan Eks Parasit Lajang adalah karya kesekian Ayu Utami, seorang penulis wanita yang secara publik sekian tahun lalu pernah mengatakan tidak akan kawin ups, menikah maksud gue. Kenapa? Senang menjomblo? Apa nggak suka laki? Bukaaaannn!! (elo pikir). Nah sekarang dia sudah menikah secara agama-Katolik-dengan seorang fotografer dan inilah yang dia ceritakan dalam buku penutup trilogi Parasit Lajang-Cerita Cinta Enrico-Pengakuan Eks Parasit Lajang. Ini memang otobiografi meskipun dalam bentuk novel, artinya ya tidak semua hal yang ada dalam Pengakuan Eks Parasit Lajang bisa dipercaya begitu saja. Tapi setidaknya, gue bisa tahu, gimana kehidupan pribadi seorang penulis yang dulu gue pernah dengar punya hubungan dengan seorang sastrawan besar-yang sebenernya gue juga nggak terlalu peduli secara media juga nggak membahas heboh kayak gosip selebriti.

Pengakuan Eks Parasit LajangMembaca novel otobiografi memang bisa jadi hal yang mengasyikkan mungkin buat sebagian orang membosankan. Gue di tengah-tengah deh. Penuturan Ayu Utami memang bukan yang seperti dalam karya-karya sastra zaman sekarang. Di sini pun gue harus bertemu dengan teks-teks yang berhubungan dengan spiritualitas dan aroma Katolik yang gue sama sekali nggak ngerti. Tapi ada sisi-sisi romantis—hingga seksualitas—yang porsinya lumayan besar dan menarik untuk diikuti.

Kenapa si Ayu Utami nggak mau menikah. Alasan dia sederhana, tidak mau hidup di bawah lelaki. Dia memandang di dalam sebuah ikatan rumah tangga itu ada hierarki, suami jadi pemimpin, kepala keluarga. Dengan begitu, suami bisa memerintah istri dan anak-anaknya, patriarki itu menempatkan wanita sebagai bangsa kelas dua, dan pemikiran yang tidak jauh dari itu. Dalam keluarga dia pun seperti itu. Sosok ayahnya adalah tipikal laki-laki yang kaku dan menjaga wibawa. Sikap berkuasanya keliatan banget deh.

Dalam menjalin sebuah hubungan, Ayu juga menolak tawaran cowok dia yang ngajak nikah dan memilih tanpa ikatan hingga bertahun-tahun. Padahal hampir semua pacar-pacar dia itu pasti muaranya menikah. Nik, pacar semasa kuliahnya, adalah seorang muslim dan berkali-kali ngajak nikah dan juga minta Ayu pindah agama.

Soal agama, Ayu emang kuat juga. Dia lahir dalam keluarga Katolik yang taat, sekolahnya pun di sekolah Katolik. Dia suka membaca Alkitab, terutama yang bernuansa kisah-kisah. So, nggak gampang emang yang dengan demi nama cinta bisa mengubah keyakinan orang. Buat gue, ini menarik. Ayu ini bukan seorang hedonis total kalau gue bisa bilang.

Yup, banyak banget cerita-cerita tentang Ayu Utami dalam Pengakuan Eks Parasit Lajang, di masa ia kecil sampai dewasa. Cerita-cerita yang sebenernya sederhana, tapi dia ini jago mengungkapkan dengan bahasa sastra yang meliuk-liuk sampe gue bacanya pun pelan-pelan banget. Ini karya pertama Ayu Utami yang gue baca secara utuh dan elo juga perlu baca deh.

 

My room, Jogja, 29 Maret 2013; 18:39

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response