Perpanjangan Plat Motor di Kantor Samsat Bantul dan Kota Jogja

Perpanjangan Plat Motor di Kantor Samsat Bantul dan Kota Jogja 3
Perpanjangan Plat Motor. Sumber gambar: tapakrantau.com

Punya kendaraan yang baru pertama kali mengurus perpanjangan plat nomor lima tahunan, memang ada sisi malas yang luar biasa… kalau bisa diurus orang lain saja, tinggal terima beres, ga buang waktu. Di kantor ada orang yang biasa mengurusi segala hal perpanjangan STNK, SIM, dan lainnya. Hanya saja, untuk perpanjangan plat motor kan kendaraan yang bersangkutan juga harus sekalian dibawa.

Saya bener-bener tidak punya gambaran bagaimana proses itu nantinya. Ada istilahnya cek fisik segala. Yang dicek, cuma kendaraannya saja, pemiliknya tidak. Sayang sekali ya, eh. Saya pun mencari sedikit informasi dari internet. Apa saja yang harus disiapkan. Cuma 4 item. BPKB, STNK, dan KTP/pengenal lainnya yang masing-masing difotokopi sekali aja.

Tadi katanya 4, ini baru 3. Yang satu, ya jelas harus bawa uang kan?

Dari artikel yang saya dapatkan, rata-rata isinya sama, ke sana harus pagi-pagi, ambil nomor antrean, lalu nunggu antrean dipanggil. Itu kalau mengurusnya di SAMSAT Bantul. Dan, jarak antara kosan saya hingga tempat itu tidaklah dekat. Oke sama-sama Bantul, tapi kosan saya perbatasan kota Jogja. Ini di kota Bantul. Say pun lupa letak kantornya di mana. Alhasil, sehari sebelumnya, pulang dari kantor, saya melaju ke sana dengan panduan GPS. Hari sebelumnya lagi, saya pernah mencari lokasi yang sama, tapi nggak ketemu. Salah saya juga sih mencari kok di malam hari. Buktinya ketika sore, mudah banget menemukan penanda jalan berupa plang SMK Muhammadiyah (sori kalau salah nyebut nama sekolahan). Itu nanti belok kiri, belokan pertama ambil kiri, lurus aja. Kalau bingung, tanya orang dah. Kalau dari jalan besar, pas nemu perempatan, di sebelah kiri ada toko PANTES, nah masuk deh ke tokonya, eh belokan kiri. Lurus aja ampe nemu plang sekolahan dan ada plang petunjuk kantor SAMSAT ke arah kiri.

Saya berangkat dari rumah jam 5 pagi. Jalanan masih sepi, langit masih gelap, dinginnya luar biasa. Saya tidak menggunakan sarung tangan yang tertutup semua jarinya. Jadilah tangan saya kedinginan dan membuat saya memilih tidak terlalu ngebut meski aman-aman saja. Sekitar 30 menit kemudian, saya pun sampai. Di sana belum ada motor yang mengantre. Seseorang yang sedang bersih-bersih menunjukkan tempat cek fisik dan bagaimana memosisikan motor.

Perpanjangan Plat Motor di Kantor Samsat Bantul dan Kota Jogja 3
Perpanjangan Plat Motor. Sumber gambar: tapakrantau.com

Saya datang terlalu pagi memang, sementara nomor antrean dan form yang harus diisi baru dibawa petugas pada pukul 7. Tapi saya dapat nomor antrean 1 sebagai tanda kepagian saya tadi. Sambil menunggu jam kerja, jam 8 pagi. Saya dan orang-orang yang juga datang lainnya, mengisi form dan kadang oper-operan bolpen. Lah, hari gini, siapa coba yang ke mana-mana sedia bolpen. Eh, saya bawa ding, meski jarang dipake.

Pukul 8 yang dinanti-nantikan. Datanglah petugas. Dia mem-briefing sebentar untuk rangkaian bikrokrasinya, lalu mulai ke motor saya. Saya pun mendekat ketika nomor dipanggil. Dia menyuruh saya membuka jok. Entah ya kali lagi blank, saya mencari lubang kunci di sebelah kanan. Lalu bapak di sebelah saya yang kasih tahu bahwa letaknya di kiri. Semoga ga ada yang ngeh. Dia udah gesek nomor seri bagian bawah, eh pas lihat plat nomor saya, dia bilang gini: Mbak, ini plat kota. Ngurusnya ga di sini.

WHAT THE F*CK! Pengorbanan saya menggigil di jalan sia-sia belaka. Sarapan juga ga bener. Saya bilang, KTP saya sudah Bantul. Tapi tetap no, no, no. Iya, BPKB saya masih alamat kosan lama yang kota Jogja. Tapi masa ga bisa bikin plat doang ama perpanjangan STNK numpang sekali ini aja. Iya deh lima tahun ke depan saya ke SAMSAT Kota. Pleaseeee!

Percuma, motor saya dipinggirin dan saya sudah diusir secara halus. Oke, fine. Saya mikir nih, kalau di SAMSAT Kota sistemnya sama seperti di sini yang antreannya padat, sementara ini hari Sabtu yang jam kerjanya pendek, bisa-bisa sehari ga selesai. Saya paling benci kalau harus bolak-balik kayak gitu.

Akhirnya, dengan gambling, saya ngebut lagi ke arah kota. Pengin marah tapi nggak tahu siapa yang bisa saya marahin.

Pesan moral: pastikan dengan jelas dengan melihat BPKB harus ke kantor SAMSAT yang mana.

Nggak sampe sejam, sampailah saya di SAMSAT Kota Jogja. Tukang parkir menunjukkan arah untuk cek fisik. Ah, ternyata masih bisa. Itu sekitar jam setengah sepuluh. Sampai di tempat pengecekan, ternyata tidak banyak antrean. Saya menyerahkan berkas-berkas. Oh ya, kalau tidak salah STNK difotokopi 2 kali. Saya sih cuma sekali, tapi nggak diminta, wong nggak dicek ama petugasnya. Yang asli juga harus disertakan ya. Tenang, nanti juga dikembalikan.

Perpanjangan Plat Motor di Kantor Samsat Bantul dan Kota Jogja 3
Perpanjangan Plat Motor. Sumber gambar: tapakrantau.com

Kalau di SAMSAT Bantul, form Hasil Cek Fisik Kendaraan Bermotor harus diisi, di SAMSAT Kota biarin aja kosong. Kemudian ke bagian cek fisik. Ternyata gak sampe dites detail banget. Cuma gesek nomor seri doang. Yaelah. Balik lagi ke petugas sebelumnya, cap, cap, cap. Ke ruang sebelahnya, dikasih slip untuk dibayar ke BRI samping mushala. Untuk motor 160 ribu. Balik ke kantor yang tadi membawa bukti pembayaran. Saya dikasih form warna biru. Nah, form itulah yang diisi. Oh ya, kalau ada yang nawarin mau mengisikan, tolak saja. Jangan manja lo!

Lalu setelah itu ke kantor depan dan menyerahkan berkas-berkas, nunggu antrean kasir. Menunggulah dengan sabar. Kalau ga dapat kursi, itu berarti kau diuji sedikit lebih berat. Pastikan nomor itu tidak hilang dan tidak lupa. Biasanya sekali panggil itu 10 orang sekaligus. Dan simak baik-baik, sebab di sana ada banyak panggilan. Tolong tidak melamun ya.

Urusan bayar selesai, tinggal menunggu panggilan STNK baru. Ini lumayan nunggunya lama. Udah kadang nomor yang lebih besar duluan dipanggil. Maksudnya apa coba kayak gitu. Begitu nomor dipanggil, senengnya kayak dapat undian haji lima kali berturut-turut.

Belum selesai ya. Masih ada proses pengambilan plat nomor. Itu ruangannya di dekat pintu pagar. Di sebelahnya sudah ada tukang potokopi. Untuk pembuatan plat—sekarang mah langsung jadi—STNK itu difotokopi dan nanti si pegawai potokopi akan nyeteples lembaran pajak ama potokopian. Itu letakkan di keranjang di loket ruangan sebelahnya. Jangan keder sama banyaknya orang-orang di sana. Proses pembuatan plat hanya sekitar 20 menitan. Ketika dipanggil, serahin lembaran STNK untuk dicap dan juga plat baru. Bahan platnya agak tebal dibandingkan plat sebelumnya yang gampang dibengkokin kedua sisinya.

Nah selesai. Dua jam semuanya rampung, tanpa perlu bantuan calo-caloan.

Pesan moral kedua: Jangan apa-apa bergantung orang lainlah kalau bisa diurus sendiri.

 

Jogja, 5 Agustus 2017

Leave a Response