Punthuk Setumbu; Spot Sunrise Dekat Candi Borobudur

Punthuk Setumbu; Spot Sunrise Dekat Candi Borobudur
Punthuk Setumbu. Sumber gambar: tapakrantau.com.

Dari Jogja ke Magelang, atau tepatnya Candi Borobudur, ditempuh hanya dengan 1 jam perjalanan. Dari Kompleks candi ke Punthuk Setumbu hanya butuh sekitar 15-20 menit saja. Kalau sudah hafal jalan, bisa sampai lebih cepat.

Saya sebenarnya tidak ada rencana ke spot yang katanya untuk menyaksikan sunrise itu bagus banget. Lupa siapa yang pertama kali menyebut tempat itu tapi dulu tidak kepengin banget. Secara saya bukan tipe orang romantis kebaper-baperan yang mengatakan sunise itu adalah keindahan dunia.

Untuk sampai ke lokasi, kalau yang baru pertama kali, patokan paling gampang adalah, ketika sudah sampai di pertigaan (pertigaan atau perempatan itu namanya ya?) kalau ke kanan ke arah tempat parkir Candi Borobudur, ambil ke kiri. Check Google Map juga. Dari situ, kita akan dipandu oleh plang petunjuk jalan yang jelas. Nanti akan ketemu perempatan, ambil ke kanan. Sebelumnya ada petunjuk jalan.

Populernya Punthuk Setumbu menjadi alasan mudahnya spot ini dicapai dengan kendaraan. Kalau naik sepeda, ada sedikit tanjakan tajam sebelum sampai ke tempat parkir. Jalanan cor-corannya tidak terlalu panjang. Menurut saya tidak begitu buruk. Parkir mobil dan motor luas. Belum untuk bus yang badannya besar.

Tarif parkir motor 2.000. Tiket masuk 15.000 untuk lokal, 30.000 untuk mancanegara. Dan tempat tujuan kita masih 300 meter (entah apakah benar jaraknya sedemikian) dengan sajian anak-anak tangga yang jumlahnya cukup banyak. Karena saya ke sananya sore, memang tidak terasa melelahkan. Santai saja. Kalau sudah pernah ke Puncak Suralaya, pasti menghadapi yang ini bisa. Jangan manja lo minta digendong.

Berhubung sudah sore pula, selama perjalanan naik,  tidak banyak wisatawan yang berpapasan dengan saya. Beda halnya jika itu di pagi hari di mana orang-orang berbondong-bondong ke sana sebelum matahari terbit. Kalau terengah-tengah, berhenti dulu sejenak. Nikmati panorama di kiri dan kanan. Percayalah, di spot yang kita tuju sebenarnya tidak terlalu istimewa kok, terlebih sebelumnya sudah pernah datang ke tempat-tempat tinggi yang disulap menjadi spot wisata. Di Mangunan ada Watu Lawang dan Kebun Buah Mangunan.

Saya malah lebih menikmati hikingnya ketimbang duduk-duduk di ayunan maupun spot selfie yang tersedia di sana. Bagi yang takut ketinggian, sebaiknya tidak perlu berada di 3 spot selfie yang tidak dilengkapi pagar pembatas. Saya yang tidak takut ketinggian saja, lama-lama pusing terlebih melihat ke bawah. Hati-hati ya. Mudah-mudahan dibuat pagar deh, karena menurut saya berbahaya.

Ada banyak orang yang berjualan makanan, atau minuman sehingga kita bisa betah berlama-lama di sana bersama teman, atau sendirian pun tidak masalah. Bisa juga sebagai tempat mencari inspirasi.

 

Jogja, 15 Agustus 2017

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response