Red Doors (2005); Film Tentang Keceriaan Orang-orang Cina-Amerika

Red Doors (2005); Film Tentang Keceriaan Orang-orang Cina-Amerika
Red Doors (2005). Sumber gambar: IMDB

Merah adalah warna yang identik dengan bangsa Cina, dan Red Doors merupakan film dengan para tokoh orang-orang keturunan Cina yang bermukim di New York. Konflik yang dihadirkan penuh warna dengan porsi yang hampir sama besar.

Samantha Wong adalah wanita karier yang sudah menjalin hubungan cukup lama dengan Mark, seorang pria Amerika. Keduanya sudah merencanakan untuk menikah tapi ibu Samantha selalu bersikeras untuk menggunakan adat leluhur mereka.

Adik Samantha bernama Julie, seorang dokter yang juga hobi berlatih dansa. Ia bertemu dengan Mia Scarlett, seorang aktris yang sedang riset untuk serial TV terbarunya. Keduanya kemudian diam-diam menjalin hubungan nyaris ketahuan oleh pers.
Dan bungsu dari keluarga Wong adalah Katie. Dia ini seorang penari hiphop dan slengean. Dia tidak pernah akur dengan tetanganya. Seorang cowok yang juga teman satu sekolahnya. Mereka sering bertukar “hadiah” mulai dari yang standar sampai bom yang membuat keduanya luka-luka ringan.
Terakhir, konflik yang menghubungkan semua tokoh utamanya adalah Ed, sang ayah. Dia baru saja pensiun dan terkena post power syndrom. Bingung dengan hidupnya yang tidak lagi sibuk. Kerjanya hanya menonton kaset video anak-anaknya saat masih kecil. Ia frustrasi dan pernah dua kali mencoba bunuh diri tapi gagal.
Ed kemudian memilih mencari ketenangan di sebuah kuil. Di saat ia pergi, konflik keluarga dan personal pun memuncak. Samantha merasa Mark bukan pasangan yang tepat baginya. Julie merasa dirinya diabaikan oleh Mia demi menjaga popularitas. Katie makin menjadi mengerjai tetangganya yang sok misterius.
Satu per satu konflik terselesaikan dengan beberapa kejutan romantis, emosional, dan tidak ketinggalan komedi ringan.

 Trailer Red Doors:

 Yogyakarta, 5 April 2014

Leave a Response