Hari 2: Sebutkan 5 Binatang yang Sangat Ingin Kamu Pelihara di Rumah #7DaysKF

Hari 2 Sebutkan 5 Binatang yang Sangat Ingin Kamu Pelihara di Rumah #7DaysKF
5 Binatang. Sumber gambar: pixabay.com

Saya bukan pencinta binatang. Buktinya saya makan daging, terutama ayam sama ikan. Mungkin lebih tepatnya menyukai binatang. Tantangan menulis hari ini adalah menuliskan 5 binatang yang sangat ingin saya pelihara di rumah, serta alasannya.

Oke, saya menyukai binatang yang tidak merepotkan. Dalam arti mereka bukan tipikal hewan yang menganggap belaian adalah bagian dari rasa sayang terhadap bintang peliharaan. Saya memelihara kura-kura karena mereka tidak sedikit-sedikit mendekat dan minta jatah dibelai. Jika saya memberi pilihan kepada mereka: 1. Selalu dibelai atau 2. Makan tiap hari dan tidak sendirian. Mereka akan memilih yang kedua. Kura-kura adalah binatang yang tidak bisa hidup sendiri. Konon mereka akan cepat mati sebab kesendirian. Benar tidaknya, hanya spesies kura-kura dan Tuhan yang tahu. Saya cuma ngarang kok.

Berhubung sudah memelihara kura-kura berarti saya harus memikirkan 5 hewan lainnya. Kalau kura-kura darat, bulus dan penyu gimana? Oke, mereka masih berkerabat dengan kura-kura air. Sambil membuka-buka ensiklopedia Britannica, saya mulai terpikirkan harimau. Harimau tidak memakan kura-kura kan? Atau, anak harimau saja. Harimau dewasa kok seram ya? Nggak tahan sama suara aumannya. Harimau adalah sekerabat dengan kucing tapi lebih ganteng karena dia adalah harimau, meski masih anak-anak. Saya mau harimau yang impor langsung dari Afrika. Harimau Sumatra adalah hewan langka dan dilindungi negara. Saya akan meletakkan kandangnya di ruang tengah, di sebelah sofa panjang yang menghadap televisi. Sebab dia bukanlah bahan tontonan. Kalau mau tontonan, pelihara saja monyet bertopeng.

Hewan kedua, masih yang hidup di daerah tropis adalah kuda sumbawa yang ada poninya. Saya terobsesi dengan poni lempar jadi biarlah obsesi itu terlampiaskan padanya. Saya akan mengoleskan pomade kalau suatu waktu ingin melihat dia dengan tampilan lebih kekinian. Atau menatanya agar tampak bermodel mohawk. Saya akan lihat model-model rambut lainnya setelah menulis postingan ini.

Ular berbisa adalah pilihan ketiga. Tentu saja dia tidak akan saya biarkan berkeliaran dan membunuh harimau dan si kuda poni lempar. Dia akan saya tempatkan di dalam ruang gym. Oh ya, sepertinya saya juga harus mengkhayalkan rumah ideal untuk menaruh hewan-hewan ini. Saya tidak akan menaruhnya di perpustakaan sebab, koleksi bacaan saya sudah digital semua. Perpustakaan sudah saya ganti menjadi kamar main PS yang saya sewakan ceban per seperempat jamnya. Di ruangan itu hanya ada deretan LCD dan meja pendek dengan alas duduk alakadarnya. Papan ketik dan tetikus mohon bawa sendiri.

Hewan keempat yang masuk dalam daftar most wanted pet adalah burung merak. Saya agak sulit memutuskan antara merak dan kasuari. Keduanya sama-sama membuat saya penasaran. Burung merak membuat saya menghemat furnitur. Saat mengibaskan ekornya, itulah furnitur yang tiada tara indahnya. Dan tidak ada yang abadi, keindahan pun demikian. Kalau ekornya sedang tidak mengibar, saya ajak main sama anak harimau deh.

Kelima, pilihan saya jatuh pada burung phoenix. Dia memang tidak dijual di pasar hewan atau bisa diburu di hutan. Tapi seandainya punya, saya bakal senang sekali. Saya kan jadi bisa bikin tongkat sihir yang sakti dari bulunya. Dia satu-satunya yang bisa meregenerasi diri tanpa pasangan. Setidaknya, rumah saya akan berisi sepasang harimau, sepasang kuda poni lempar, sepasang ular berbisa, dan tiga ekor burung merak karena pajantannya senang poligami. Cukup meriah juga rasanya. Kalau kamu, 5 binatang apa saja yang bakal menghuni rumahmu?

 

Jogja, 11 Mei 2017

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response