Sully (2016); Film Tentang Pendaratan Pesawat di Sungai Hudson

Sully (2016); Film Tentang Pendaratan Pesawat di Sungai Hudson
Sully (2016). Sumber gambar: IMDB

Sully dan film Flight memiliki kesamaan di mana seorang pilot dianggap sebagai pahlawan. Namun, Kapten Sully (Tom Hanks) harus berjuang keras bahwa dirinya berada dalam kondisi sadar dan penuh perhitungan. Dia sudah lama berhenti minum, tidak memakai narkotika jenis apa pun. Pihak investigasi menganggapnya melakukan pelanggaran prosedur terbang.

Asal tahu saja, insiden di udara itu terjadi karena sekumpulan burung melakukan aksi bunuh diri dengan terbang ke arah pesawat. Kita tidak bisa menyalahkan apalagi menuntut burung-burung yang terbang di langit. Itu area mereka. Gangguan akibat burung yang masuk ke mesin pertama bukan pertama kalinya terjadi, dan sulit dicegah kecuali ada cara untuk mengusir mereka ke langit yang lain.

Pesawat mengalami gagal mesin tidak lama setelah take off. Pihak penyidik bersikeras menyangkal bahwa kedua mesin tidak berfungsi. Kata mereka, hanya satu mesin yang tidak berfungsi. Kecurigaan pun mulai tumbuh perlahan. Apakah ada maksud tertentu sang kapten mengambil keputusan mendarat darurat di Sungai Hudson sementara ada 2 bandara lain yang siap menerima mereka.

Setelah insiden itu, Sully dan Jeff Skiles tertahan di hotel hingga proses investigasi selesai. Betapa menyiksanya setelah melalui kejadian tidak mengenakkan, jauh dari keluarga. Dia terus berkomunikasi dengan sang istri, memastikan bahwa dirinya baik-baik saja. Dia berusaha untuk tenang, agar keluarga yang tengah jauh darinya pun tidak kepikiran. Mengalami mimpi-mimpi buruk tentang kecelakaan pesawat. Saya pikir dia sudah mengalami gangguan itu sebelum insiden, ternyata tidak. Sang pilot adalah sosok yang benar-benar tak bersalah. Tapi bagaimana meyakinkan orang-orang yang masih tidak percaya?

Jogging malam hari dengan udara yang cukup dingin sering dilakukan Sully, untuk mengurangi ketegangan. Meski sudah tua, dia tetap menjaga kebugaran tubuhnya. Sebelum menjadi pilot pesawat komersial, Sully adalah pilot pesawat jet. Dia pun pernah mengalami insiden kecil namun tidak separah saat membawa US Airways.

Film ini diangkat dari kisah nyata Chesley Sullenberger berjudul Highest Duty. Sully yang asli juga turut ikut dalam proses syuting dan memastikan film itu terasa real, meski tidak seluruhnya. Dia pun tampil di bagian akhir film dengan beberapa penumpang yang juga asli. Rambutnya memutih, sehingga Tom Hanks juga ikut memutihkan rambut. Postur tubuh keduanya kurang lebih sama.

Film Sully buat saya memang tidak sedramatis J. Edgar yang dibintangi Leonardo DiCaprio. Durasinya cukup pendek hanya 90 menit. Penonton tidak dihidangkan konflik yang berlapis-lapis. Hanya satu saja, bagaimana meyakinkan tim investigasi bahwa keputusan mendarat di air dengan semua manusia selamat adalah satu-satunya pilihan. Okelah ada yang namanya stimulasi. Tapi itu semuanya komputer, bagaimana jika menghadapi situasi itu secara langsung dan tidak panik dan mencari selamat sendiri? Bahwa pilot tidak bisa selalu mengandalkan pihak di luar penerbangan dalam keadaan darurat, karena hanya merekalah yang tahu cara mengatasi keadaan. Manusia punya sisi kemanusiaan yang tidak bisa ditiru dengan alat stimulasi secanggih apa pun meskin berulang-ulang.

Trailer Sully:

Jogja, 23 Desember 2016

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response