Tallulah (2016); Film Tentang Seorang Gadis Nomaden yang Menculik Bayi

Tallulah (2016); Film Tentang Seorang Gadis Nomaden yang Menculik Bayi
Tallulah (2016). Sumber gambar: IMDB

Tallulah adalah salah satu film yang menjadi nomine Grand Jury Prize Sundance 2016. Berdurasi 1 jam 51 menit, berkisah tentang seorang gadis nomaden yang membawa lari bayi milik seorang perempuan yang sedang melarikan diri dari suaminya. Saya ragu ketika harus memilih memasukkan film ini dalam kategori drama ataukah LGBT. Melihat sejumlah pemainnya, datang dari kalangan LGBT, tapi konflik utama dalam Tallulah di luar itu. Maka saya masukkan saja ke kategori drama.

Sebagai pemeran utama adalah Ellen Page (Freeheld, Inception, X-men). Dia sudah dua tahun hidup dalam van bersama sang pacar, Nico. Panjang ceritanya mereka berdua bertemu dan kemudian memutuskan hidup bersama. Dijelaskan menjelang akhir film sehingga beberapa pertanyaan pun terjawab.

Mereka di suatu malam setelah bercinta. Oke intermezzo, saya kaget ketika adegan ini. Jujur, saya mulai jarang melihat aktris lesbian yang mau beradegan panas dengan aktor laki-laki di depan kamera. Adegannya memang tidak terlalu panjang, setidaknya Ellen membuka baju lho. Berbeda halnya dengan aktor hetero atau biseksual yang penuh penghayatan, menganggap adegan dengan sesama jenis sebagai kerja profesional. Seakan aktris lesbian memberikan batasan yang ketat.

Kembali ke bahasan film. Tallulah dan Nico menemukan sebuah titik yang kemudian membuat mereka berpisah tidak baik-baik. Nico pergi tanpa pamit. Hal yang sama dia lakukan pada ibunya sekian tahun silam setelah sang ayah pergi dengan pacar baru.

Tidak punya uang, membuatnya mau diminta menjadi seorang pengasuh bayi oleh seorang perempuan yang sedang bermasalah dengan rumah tangga. Dia menghindari sang suami dengan membawa anak mereka. Carolyn bukan tipe ibu yang baik sehingga menjadi alasan Tallulah membawa lari Madison. Asal tahu saja, Tallulah sama sekali tidak berpengalaman mengurus bayi. Poin plusnya, dia punya rasa peduli.

Hidup dengan bayi yang masih sangat bergantung pada orang dewasa membuat Tallulah membawa Madison ke apartemen ibu Nico. Antara percaya dan tidak jika itu adalah cucunya, Margo mengizinkan keduanya tinggal sementara. Dirinya juga sedang kalut dengan surat tuntutan cerai dari sang suami.

Semua orang dibayangi masalah. Ada yang sanggup menghadapi dengan bijak, ada yang inginnya melarikan diri. Sebuah film dengan tema sederhana. Rating versi IMDB tidak terlalu menjanjikan. Penggarapannya jauh dari kesan berlebihan. Sian Heder, sang sutradara, merupakan penulis skenario untuk serial TV Orange is the New Black sehingga wajar jika salah satu pemainnya tampil di sini. Pertemanannya dengan Zachary Quinto pun tidak disia-siakan meski hanya untuk mengisi satu peran kecil. Alasan paling kuat untuk menonton film ini boleh jadi adalah hadirnya Ellen Page.

Trailer Tallulah:

Jogja, 23 Agustus 2016

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response