Ted (2012); Film Tentang Boneka Beruang yang Bisa Bicara

Ted (2012); Film Tentang Boneka Beruang yang Bisa Bicara
Ted (2012). Sumber gambar: IMDB

Ted, sebuah film dengan genre, paling tepat untuk dewasa, menurut gue sih. Karena meskipun ceritanya tentang boneka Teddy Bear yang hidup dan lucu, konten film ini sama sekali tidak pantas dilihat anak-anak, dari awal hingga akhir. Misal, di sini begitu banyak kata-kata khas makian orang Amerika yang terdiri dari 4 huruf, diawali huruf F dan diakhiri dengan K. Ada juga adegan kekerasan, adegan percintaan, sampai pemakaian obat-obatan terlarang dan minuman beralkohol. Jadi, please buat para orang tua, jangan bawa anak-anak kalian nonton film yang satu ini ya.

Dia adalah boneka beruang milik John Bennett (Mark Wahlberg) yang tiba-tiba hidup di malam Natal. John (8 tahun) yang mengucapkan permintaan agar si boneka benar-benar bisa bicara, ga cuma ngomong “I love you” ketika perutnya ditekan. Dan permintaan itu terkabul. Esok paginya, John kaget banget ketika si boneka bisa berbicara. Demikian pula kedua orang tua John. Tapi akhirnya dia bisa diterima dan bahkan dia masuk ke berbagai acara TV untuk diwawancarai.

Sekitar 27 tahun kemudian, kebersamaan mereka itu tidak berubah. Mereka tinggal satu apartemen, di mana John juga tinggal seatap dengan sang pacar, Lori (Mila Kunis). Mereka sudah berpacaran selama 4 tahun dan John karena diprovokasi teman-temannya, berniat melamar Lori. Tapi, Lori sebenarnya lebih ingin jika boneka itu tidak tinggal bersama mereka karena privasi mereka selalu terganggu. Dengan berat hati, Ted pun tinggal di apartemen sendiri dan bekerja di sebuah minimarket.

Tapi, John tetap saja tidak bisa menolak jika Ted mengajaknya bertemu dan teler bareng, termasuk bertemu si pemeran Flash Gordon, tokoh idola masa kecil John, di sebuah pesta. Nah gara-gara pesta itu, Lori dan John jadi ribut. Ted berusaha mendamaikan keduanya, tapi emang nggak mudah. Lori udah keburu bete banget ama si John yang dia anggap nggak bisa dewasa.

Film ini penuh dengan bumbu-bumbu komedi, yang memang sesekali agak vulgar. Bahkan, kadang sifatnya terlalu Amerika sehingga buat orang-orang yang ga terlalu gaul, nggak bakal ngerti dan mungkin cuma ikut ketawa garing. Dalam dialog juga terdapat sindiran-sindiran yang mengarah ke sejumlah selebriti papan atas, seperti Justin Bieber, Susan Boyle, dan Taylor Lautner (Abduction). Masih banyak nama lain dan gue emang ga ngeh siapa yang dimaksud.

Di film ini makin ramai karena kehadiran si bintang jazz Norah Jones. Ceritanya dia teman dekat Ted dan sedang menggelar sebuah konser. Buat merayu biar Lori balik ke pelukan, John pun naik panggung dan menyanyi. Dengan suara yang amat pas-pasan, John menyanyikan sebuah soundtrack lagu saat kencan pertama mereka. Usaha itu memang sukses, sukses membuat penonton protes. Dan Lori ga terkesan sama hal itu. Ted pun berusaha mendamaikan keduanya. Setelah keduanya berbaikan, malah gantian Ted yang dapat masalah. Seseorang yang begitu terobsesi dengannya, nekat menculik Ted.

Film yang berdurasi sekitar 1 jam 45 menit ini, emang asyik karena Ted tampak begitu real dan tingkahnya bener-bener lucu. Tapi bukan berarti ga ada adegan dramatisnya. Penonton ikut dibuat sedih ketika adegan Ted “mati” gara-gara si penculik. Kayak kehilangan belahan jiwa gitu.

Poin dalam dalam film sebenernya pingin mengajarkan kita untuk bisa lepas dari kenangan masa kecil. Seindah-indahnya masa itu, toh kita tetap nggak bisa kembali ke sana. Dan di saat kita dewasa, kehidupan pasti udah jauh berbeda, kita akan punya pasangan hidup yang sesungguhnya dan seterusnya.

Trailer Ted:

Leave a Response