The Defenders (2017-); Bertemunya 4 Superhero di Hell’s Kitchen

The Defenders (2017-); Bertemunya 4 Superhero di Hell’s Kitchen
The Defenders. Sumber gambar: IMDB.

Proyek-Proyek kolaborasi para superhero dari Marvel dan DC Comic terus saja diracik sedemikian rupa. Mulai dari The Avengers, Justice League, dan terbaru ini The Defenders. Avengers jelas meraup untung besar di bioskop. Justice League baru akhir tahun akan kita tunggu seperti apa kehebatan Wonder Woman, Batman, dan teman-teman nongkrong mereka. Nah The Defenders, sudah tayang di Netflix.

Saya salah satu yang selalu dibikin penasaran setengah mati dengan hadirnya serial ini. Karena trailer-nya keren banget. Jessica Jones keren banget, saya ralat deh. Jessica Jones season 2 dikabarkan baru akan tayang tahun 2018. Jarak antar season memang agak jauh.

The Defenders konsepnya adalah mempertemukan superhero idola di dalam satu layar, seperti halnya Justice League dan The Avengers. Dengan begitu, jika satu superhero punya lima juta penggemar, maka empat superhero akan menghasilkan sekitar 20 juta penggemar. Itu ratingnya akan sangat membludak.

Tapi, itu hitungan matematis. Bisa salah, bisa benar. The Defenders mempertemukan idola saya pastinya: Jessica Jones yang punya kekuatan fisik luar biasa tapi nggak bisa terbang (saya bisa menebak dia akan kalah porsi dengan 3 superhero laki-laki lainnya dan itu menyebalkan), ada Daredevil yang buta tapi punya indra pendengaran luar biasa. Ketiga, adalah Luke Cage yang antipeluru. Serialnya belum sempat saya tonton alias malas nonton karena nggak ada Jessica dan dia malah sama cewek lain. Terakhir, Iron Fist yang tangannya bisa menyala dan berkekuatan luar biasa.

Kalau mengira trailer yang digadang-gadang itu menggambarkan keseruan di tiap episodenya, mereka akan bersatu melawan musuh yang lebih banyak dan senjatanya canggih, ya siap-siap saja kecewa di episode pertama, kedua, ketiga sampai menit-menit menjelang akhir.

Buat saya, superhero tak perlu banyak drama. Mereka perlu musuh dan memperlihatkan bagaimana mereka mengalahkan musuh-musuh. Kenyataannya malah sebaliknya. Mulai dari Iron Fist yang mengejar seorang antek The Hand, lalu Matthew Murdock yang sedang mendampingi kasus kliennya, Luke Cage yang baru keluar dari penjara, dan Jessica Jones yang didatangi seorang perempuan dengan anak perempuannya, minta diselidiki tentang suaminya yang tidak pulang.

Keseruan itu baru mulai muncul ketika berkali-kali sudah jemari saya mengetuk-ngetuk meja, kesabaran menunggu pun habis. Dan lagi, jika mengharap bakal ada peperangan kolosal bak pasukan Rasulullah melawan pasukan Romawi dengan skala lebih kecil, artinya superhero ini bakal dikeroyok banyak musuh sekaligus, tidak sampai segitunya. Pasukan musuh yang bisa dihadapi Daredevil seorang diri, berbagi empat sekarang. Daredevil pun kembali bertemu dengan Elektra yang seharusnya sudah mati. Bagaimana mungkin? Ada kaitannya dengan anggota K’un-Lun yang pada awalnya adalah kelompok orang baik-baik dengan kemampuan menyembuhkan orang lain berkat melatih kekuatan qi. Hanya saja 5 orang membelot dengan tujuan buruk ingin mendapatkan keabadian, bahkan yang mati bisa dihidupkan lagi. Tujuan 5 pembelot itu adalah merekrut Iron Fist. Tapi tentu saja Iron Fist ogah ikut sama mereka. Maka dia melawan dan dibantu teman-teman barunya yang pada awalnya sudah berencana berhenti dari aktivitas kesuperheroan demi menegakkan kebenaran. Kurang lebihnya begitu.

Jogja, 4 September 2017

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response