The Reader (2008); Film Percintaan Juru Baca dan Mantan Pengawal NAZI

The Reader (2008); Film Percintaan Juru Baca dan Mantan Pengawal NAZIThe Reader (2008). Sumber gambar: IMDBJauh sebelum Kate Winslet (Titanic, Carnage, Revolutionary Road, Heavenly Creatures) memerankan pengawal penampungan konsentrasi NAZI di Auschwitz, tokoh Hanna Schmitz jatuh ke tangan artis Nicole Kidman, juga pernah sempat dipertimbangkan untuk Angelina Jolie. Berperan sebagai perempuan empat puluh tahun dengan masa lalu yang buruk lalu menjalin hubungan cinta dengan seorang pemuda belasan tahun, Michael Berg.

Peran sebagai perempuan buta huruf Jerman yang sesekali bersikap dingin membawa Kate Winslet menyabet penghargaan Oscar di tahun 2009 sebagai artis pemeran utama terbaik, dan di ajang Golden Globe sebagai artis pendukung terbaik. Cukup mengherankan memang, dalam film ini Kate sebenarnya sebagai pemeran utama ataukah hanya pendukung.

The Reader, yang diangkat dari novel karya Bernhard Schlink, mengambil setting di Jerman di beberapa periode waktu. Tahun 1950-an, 1970-an, dan 1990-an. Seperti halnya setting dalam novelnya. Michael Berg merupakan tokoh remaja yang suatu kali muntah karena sakit lalu ditolong oleh seorang perempuan empat puluh tahun berambut pirang dan cantik. Perempuan itu mengantarkannya pulang dan sebagai rasa terima kasih, begitu pulih dari sakit, Michael membawakan seikat bunga untuk sang penolong.

Tokoh Michael dalam film memang dibuat lebih tua ketimbang di novel. Saat syuting, usia David Cross sudah menginjak 18 tahun. Adegan intim David dan Kate baru dimulai ketika David berusia 18 tahun demi menghindari berbagai masalah di kemudian hari.

Hubungan Michael dan Hanna di satu sisi bergelora, keduanya setiap kali bertemu pastilah berakhir di ranjang. Michael yang masih polos akhirnya merasakan bagaimana rasa sebuah hubungan yang dewasa. Di sisi lain, penonton diperlihatkan visualisasi ketergantungan Hanna pada Michael, sehingga cerita ini tidak hanya kemesuman belaka. Michael ada seorang juru baca yang andal. Hanna selalu minta dibacakan buku yang dipelajari Micgael di sekolah. Setelah itu, barulah mereka bercinta.

Hubungan keduanya memang tidak lama. Jika sebelumnya sudah membaca versi novel, akan tahu lebih banyak, kenapa keduanya berpisah. Maklum saja, dengan durasi 124 menit, sang penulis skenario harus membuang banyak bagian kecil dan menyisakan bagian-bagian inti yang membuat cerita tampak utuh.

Kedua mantan sepasang kekasih ini dipertemukan kembali dalam situasi yang sama sekali tidak ada romansanya. Hanna menjalani sebuah sidang atas perbuatan buruknya di masa lalu. Sebuah persidangan yang berjalan secara tidak adil, memojokkan Hanna dan Michael yang saat itu menghadiri persidangan sebagai bagian dari seminar kuliah hukum, ingin membantu Hanna, setidaknya meringankan hukumannya. Tapi, masalahnya, Hanna seolah tidak ingin dibantu. Dia menelan semua rahasianya sendiri. Itulah yang membuat Michael semakin tidak bisa melupakannya sampai dirinya tua.

Kate Winslet dalam film ini memang mengeluarkan akting terbaiknya. Memperlihatkan sosok perempuan yang tidak hangat dan penuh misteri. Sikapnya terkadang kasar kepada Michael, tapi terkadang begitu keibuan, kadang bersikap seperti gadis remaja yang manja.

Trailer The Reader:

Jogja, 18 Oktober 2015

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response