This Where I Leave You (2014); Film tentang Kejutan di Hari Shiva

This Where I Leave You (2014). Sumber gambar: IMDB

This Where I Leave You sangat kuat kultur dengan Yahudi. Dalam Yudaisme, shiva—di bahasa Ibrani berarti tujuh—merupakan 7 hari berturut-turut acara yang dilakukan di sebuah keluarga yang sedang berduka. Semua anggota keluarga akan duduk di kursi shiva di dalam rumah. Pertama kali shiva dilakukan oleh Joseph ketika ayahnya—Jacob—meninggal.

Momen ini terjadi juga di keluarga Alman yang notabene Yahudi namun tidak taat. Mengherankan juga jika si ayah sebelum meninggal, berpesan kepada sang istri HIllary (Jane Fonda) agar mereka semua melakukan shiva. Maka berdatanganlah Judd (Jason Bateman-Up in the Air, Identity Thief, Arrested Development), Wendy (Tina Fey), Phillip (Adam Driver-Silence, What If), dan Paul (Corey StollHouse of Cards, Anesthesia) beserta pasangan mereka. Judd yang tengah bermasalah dengan istrinya, terpaksa berbohong.

Wendy adalah satu-satunya anak perempuan yang dekat dengan semua saudara laki-lakinya. Meski susah jaga rahasia, tapi banyak rahasia yang diceritakan kepadanya. Wendy pun sebenarnya punya masalah dengan masa lalu. Paul sang kakak tertua, tidak kalah bermasalah. Masih juga dibelum diberikan keturunan meski sang istri dinyatakan subur. Phillip, orang ini dari mukanya sudah kelihatan bengal. Kekasihnya seusia sang ibu. Tapi kaya raya.

Mengingat keluarga ini memang bukan keluarga Yahudi taat, jangan harap mereka paham dengan filosofi shiva di mana semua kesibukan dan duniawi ditinggalkan sejenak dan benar-benar diisi dengan nuansa kedukaan. Mereka gelisah jika terlalu lama harus berada di situasi itu, termasuk mengorek-ngorek kenangan bersama sang ayah.

Pertemuan empat bersaudara ini memang akhirnya membuka satu demi satu rahasia yang terlalu lama dipendam. Tapi ke mana lagi harus mencurahkan masalah jika bukan kepada saudara sendiri. Bukankah keluarga adalah orang yang paling pantas menjadi tempat untuk bersandar? Kecemburuan, sakit hati, curiga kemudian bercampur aduk. Membuat tiga lelaki dan satu perempuan dewasa seolah kembali menjadi anak-anak yang mau menang sendiri. Berkelahi  pun tak terhindarkan lagi.

Untunglah Hillary mampu menjadi penengah dari setiap konflik. Meski keterbukaannya terkadang membuat anak-anaknya risih, tapi sisi keibuannya memang tidak bisa diabaikan. Dan, dia pun bukan seseorang yang tidak punya rahasia. Rahasia yang tidak kalah membuat semua orang ternganga.

Trailer This Where I Leave You:

Jogja, 24 Oktober 2015