Upside Down (2012); Film Tentang Dunia Atas dan Bawah

Upside Down (2012); Film Tentang Dunia Atas dan Bawah
Upside Down (2012). Sumber gambar: IMDB

Upside Down adalah film yang menyorot tentang percintaan dua dunia, hm tapi bukan roh halus atau vampir dengan manusia. Dua dunia ini adalah sesama manusia, tapi yang dipisahkan oleh gravitasi.

Sebut saja Dunia Atas dan Dunia Bawah. Tidak ada penjelasan mengapa hal ini dapat terjadi, tapi semuanya bisa terjadi di film. Sejak melihat trailer Upside Down di bioskop, saya langsung exited pingin nonton. Sebut saja saya fans Kirsten Dunst (Fargo, Melancholia). Ceritanya memang sudah ketahuan, ada seorang anak lelaki dari Dunia Bawah Adam Kirk (Jim Sturgess) ketemu dengan seorang anak perempuan dari Dunia Atas (Eden Moore). Tapi jangan pikir kalau Dunia Atas itu adalah surga, karena pada bagian akhir, Adam berkata seperti itu pada dua anak yang sedang duduk dengannya.

Dunia Atas memang sangat makmur, salah satu penghasilannya adalah dari tambang minyak yang dikelola Transworld. Perusahaan mengeruk minyak dari Dunia Bawah lalu salah satu pasarnya adalah Dunia Bawah dan dijual dengan harga mahal. Padahal, para penduduk Dunia Bawah adalah orang-orang miskin. Kota mereka tampak seperti kota mati yang suram. Tidak terang benderang dan megah seperti Dunia Atas. Uniknya, kantor Transworld ini menghubungkan antara Dunia Atas dan Dunia Bawah. Perusahaan ini juga memiliki departemen khusus untuk penemuan-penemuan penting.

Pertemuan pertama antara Adam Kirk (Jimmy Sturgees) dan Eden (Kirsten Moore), terjadi di puncak Pegunungan Sage. Ini adalah wilayah terlarang bagi Dunia Bawah. Adam ke sana untuk mengumpulkan bubuk merah muda yang dihasilkan oleh lebah yang konon berasal dari kedua dunia. Bubuk itu bisa membuat pancake buatan Bibi Becky melayang-layang.

Selama bertahun-tahun keduanya bertemu di titik itu. Eden pun bisa turun ke Dunia Bawah dan bermesraan dengan Ada. Tapi sial, suatu hari mereka ketahuan oleh patroli perbatasan dunia. Peristiwa itu menyebabkan Eden mengalami amnesia sementara Bibi Becky ditangkap dan rumahnya dibakar. Adam kemudian dirawat oleh Albert dan punya seorang teman bernama Pablo. Albert mempunyai toko barang-barang antik dan kedua anak muda ini menjadi asistennya.

Sepuluh tahun berselang, Adam melihat Eden di televisi. Itu sontak membuatnya bersemangat untuk kerja di Trasworld dengan bermodal krim antipenuaan dini yang formula utamanya berasal dari bubuk merah muda.

Adam bekerja di Transworld lantai 0. Lantai yang cukup memusingkan karena bayangkan saja di atas kamu ada kantor dan para pegawainya. Batas gravitasi semakin dekat. Tapi, untuk naik ke Dunia Atas, butuh benda-benda yang bisa menarik ke Atas. Berbekal magnet, Adam pun masuk Dunia Atas. Tapi ia hanya punya satu waktu. Lebih dari itu, benda-benda itu akan membakarnya.

Adam bisa masuk ke Dunia Atas dengan bantuan Bob, seorang penemu dari Dunia Atas dan kantornya di atas kepala Adam. Sebagai gantinya, Adam membelikan prangko produk Dunia Bawah. Memasuki Dunia Atas memang tidak serta-merta membuat Adam bisa memiliki gravitasi Dunia Atas. Itu yang menyulitkan hubungan keduanya.

Keadaan sulit itu diperparah setelah Bob di-PHK begitu saja setelah 33 tahun mengabdi di perusahaan itu. Tapi tokoh ini kembali muncul dan terkuaklah bahwa ia punya laboratorium 2 dunia dan membuat inovasi rompi yang bisa digunakan Adam, tanpa bantuan magnet lagi.

Kehadiran Adam rupanya diketahui polisi. Ia dan Eden berusaha meloloskan diri, namun gagal. Adam kembali ke Dunia Bawah dengan perasaan putus asa. Ia merasa buntu dengan hubungannya itu. Tapi, di saat itulah Bob datang dan kembali memberinya semangat, tidak lain karena Eden yang meminta supaya mereka bertemu di kafe tempat mereka biasa bertemu

Secara keseluruhan, Upside Down dengan setting masa depan seperti ini mmang lumayan, meskipun konfliknya terkesan biasa-biasa saja. Banyak momen yang sebenarnya bisa lebih mendebarkan tetapi ditutup dengan begitu cepat. Dan perkara gravitasi ini juga cukup membingungkan, karena mungkin terlalu dekat dan sulit dibayangkan jika benar-benar ada di dunia kita. Kemudian perkara logika ketika Adam menerbangkan pesawat lalu sampai di Pegunungan Sage Dunia Atas.

 TrailerJogja, 20 Januari 2014
Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response