Velo 7; Cyclocomputer Bagi Para Penyuka Kecepatan Bersepeda

Velo 7 akhirnya menggantikan cyclocomputer lama yang melingkari handlebar sepeda saya. Beberapa fungsinya sudah rusak dan sering kali mati di tengah perjalanan. Keberadaan cyclocomputer bagi para pesepeda dengan target latihan rutin adalah nomor 1. Di sanalah jarak, kecepatan, rata-rata kecepatan diukur dengan lebih rigid ketimbang menggunakan STRAVA. Dia tidak pernah tahu, kita menggunakan sepeda bahan apa, ban ukuran berapa, gear berapa. Dia hanya bisa memantau lewat GPS yang dinyalakan.

Velo 7 adalah seri dari Cat Eye yang paling sederhana, tapi buat pesepeda amatir sudah cukup. Sesuai dengan namanya, ada 7 fitur andalan di sana.

Velo 7; Cyclocomputer Bagi Para Penyuka Kecepatan Bersepeda
Sumber gambar: insidealabamaracing.com

1.Current | 2.Average | 3.Maximum Speed

Di antara 3 in 1 fitur ini, dua yang terpenting adalah Current dan Average Speed. Current bertugas untuk memastikan putaran roda tidak turun naik drastis di jalanan yang tergolong rata. Biasanya, saya memaksa kaki untuk mengayuh hingga kisaran angka 23-24 km/jam. Terkadang kita memang tidak menyadari tiba-tiba kayuhan berkurang dan otomatis kecepatan menurun. Maka dari itu, selain memosisikan badan agar tidak melawan daya dorong angin yang besar, pandangan saya menuju pada layar cyclocumputer. Namun tetap waspada, dengan kendaraan yang melipir di sisi kiri jalan ke arah kita.

Average speed merupakan bukti dari kestabilan kayuhan. Untuk mencapai rata-rata kecepatan 23 km/jam, setidaknya kecepatan kayuhan selalu di atas 26 km/jam. Usahakan kecepatan tidak menurun sampai di bawah 20 km/jam dalam waktu lama, sebab dengan cepat pula kecepatan rata-rata akan menyesuaikan.

Untuk sepeda dengan diameter 26 inci, putaran rodanya memang kecil. Sehingga mau mengebut seperti apa pun, mencapai kecepatan rata-rata 25 km/jam adalah kerja keras. Itulah sebabnya saya mulai mengincar sepeda hybrid dengan ukuran roda menyerupai road bike namun berjiwa mountain bike.

Maximum speed terkadang melenceng. Saya tidak pernah benar-benar mempercayai yang satu ini. Di cyclocumputer maupun STRAVA, hitungannya bisa fantastis, lebih tinggi dari seharusnya, terlebih untuk ascent yang terbilang curam.

 

4.TripĀ | 5.Total Distance

Pada cyclocomputer lama, fasilitas ini termasuk yang masih berfungsi. Mengetahui sudah berapa kilometer keseluruhan jarak yang ditempuh maupun satu kali perjalanan adalah bagian dari disiplin latihan. Dengan begitu, kita bisa memonitor progress kekuatan otot dan memastikan siap untuk terus ditingkatkan. Bagi saya, setiap latihan selalu terbagi dalam dua fase, pemanasan dan tancap gas. Pelan dulu, baru menaikkan kecepatan sampai level standar. Tubuh tidak bisa ketika baru mulai latihan langsung dipaksa untuk mengayuh kencang. Biarkan otot-otot terbiasa dulu barulah mulai ke latihan inti. Pendinginan saya lakukan tidak di atas sepeda, sebab itu akan mengurangi kecepatan rata-rata nantinya, seperti penjelasan di poin sebelumnya.

Para pesepeda dengan latihan rutin jarak panjang, akan kesulitan jika diberikan rute pendek. Sebab boleh jadi, pemanasan belum selesai dengan sempurna, aktivitas sudah selesai. Atau ketika otot masih berada dalam level maksimum, diharuskan untuk berhenti. Itu siksaan banget. Tipe latihan tiap masing-masing orang tentu saja berbeda. Manalah mungkin dipaksa menjadi sama.

 

6.Elapsed time

Serupa dengan fitur yang terdapat pada aplikasi STRAVA, elapsed time merupakan fasilitas untuk merekam jeda waktu ketika kita bergerak dan berhenti. Ketika kita bersepeda, adakalanya tidak bisa menghindari lampu merah maupun berbagai alasan sehingga harus berhenti. Boleh jadi total perjalanan kita adalah satu jam, namun ada jeda selama sepuluh menit.

 

7.Clock

Fitur clock mengurangi kekhawatiran kita akan penunjuk waktu. Boleh jadi, jam tangan yang kita kenakan tidak nyaman untuk dibawa berolahraga. Boleh jadi, memang tidak punya jam tangan. Saya sendiri memiliki jam tangan yang jauh dari kesan sporty.

Itu tadi sekian fitur yang dimiliki oleh Velo 7. Sang produsen, Cat Eye memiliki produk serupa dengan fasilitas lebih banyak yaitu Velo 9, memiliki 9 fungsi, layar lebih besar, serta penghitung kalori. Ada pula seri wireless dengan harga lebih tinggi. Sementara itu, seri Padrone adalah kelas paling tinggi yang terkoneksi langsung dengan smartphone. Alat ukurnya tidak hanya mengandalkan putaran roda, namun juga tangkapan GPS.

 

Jogja, 13 November 2016

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response