Wisata Batu dan Malang; Traveling Melihat Keindahan Alam Jawa Timur

Wisata Batu dan Malang tidak diragukan lagi memiliki kesan mendalam dengan harga yang terjangkau.

7 April 2012,
Dear diary… halah pake ginian segala!! Di hari kedua gue di Malang, gue mengincar sejumlah spot yang masuk dalam list. Antara lain Jatim Park 1, Alun-Alun Batu, Selecta, dan BNS. Di malam sebelumnya, gue pusing sendiri memikirkan rute yang paling lebih dulu dikunjungi. Kalau yang paling akhir, jelas BNS karena buka sampai malam. Setelah cukup lama mikir, akhirnya rutenya pun seperti berikut: Selecta (karena ini paling dekat dengan penginapan gue), Alun-Alun Baru, Jatim Park 1, dan BNS. Yup. Tapi urusan belum selesai sampai di situ. Gue nggak tahu apa aja transportasi ke sana. Mau nggak mau memang nanti banyak nanya.
Gue pun diberi tahu pihak resepsionis hotel kalau untuk ke Selecta, naik angkot oranye arah ke atas. Nggak begitu jauh memang. Gue berangkat jam sembilan. Tarif angkotnya Rp3.000.
Wisata Batu dan Malang; Traveling Melihat Keindahan Alam Jawa Timur
Taman Bunga Selecta (Sumber gambar: dok. pribadi)
Buat info aja, Selecta adalah sebuah taman rekreasi yang begitu luas yang dibangun oleh seorang Belanda. Di sini selain ada taman bunga nan indah, ada juga arena flying fox, gazebo, kolam renang, dan food court. Tempat yang cukup romantis meskipun untuk menyusuri semua sisi, Anda harus menaiki maupun menuruni anak tangga. Hitung-hitung olah raga pagi hehehe. Tiket masuk Selecta murah banget kok, cuma Rp15.000. Setelah puas menikmati keindahan di dalam taman rekreasi ini, di bagian luar ada pusat oleh-oleh, ada yang menjual bunga maupun apel khasnya Batu dan beragam lainnya.
Next, Alun-Alun Batu. Ini adalah pusatnya kota Batu. Oh ya, mulai dari sini, gue mencarter angkot, Rp130.000. Kalau dihitung ya sekitar delapan jam deh. Kalau besok-besok Anda ingin lebih mudah berjalan-jalan, silakan hubungi saja Pak Mamat: 081-334-415759. Dia membawa angkot warna hijau. Orangnya familiar kok dan tahu seluk-beluk kota Batu.
Alun-Alun Batu menghadirkan pemandangan yang seperti pasar malam ada wahana bianglala yang bisa Anda pakai, kalau nggak salah cuma bayar Rp3000. Ada juga air mancur, bangku tempat duduk-duduk, dan toilet yang bangunannya berbentuk buah apel hijau. Silakan menikmati suasana santai di spot yang berseberangan dengan Masjid Agung An-Nuur ini.
Setelah dari Alun-Alun, gue (dengan diantar angkot tentunya) menuju Jatim Park 1. Nah ini dia yang membuat gue penasaran. Tarif masuknya kalau nggak salah Rp.70.000 (harga weekend) Sedikit banyak yang gue tahu, konsep spot ini adalah semacam Taman Pintar di Yogyakarta. Banyak pengetahuan yang bisa Anda dapatkan di sini, mulai dari kebudayaan Indonesia, fisika, kimia, biologi, sejarah, lainnya. Dan persamaannya dengan Jatim Park 2 adalah arena bermain. Jujur, arena bermain ini yang sebenarnya gue cari.
Yup, di sini wahana ekstremnya lebih banyak, ada roller coaster, aero speed, star chase, rumah hantu (ini gue bilang ekstrem karena keluar dari sini pasti tegang), dan bumped car. Semua gratisan. Sayang sekali, pas hari itu hujan datang dan pergi sesukanya. Demi keselamatan, wahana ekstrem yang outdoor terpaksa dinonaktifkan. Jadilah gue dan orang-orang lainnya gigit jari karena entah harus berapa lama menunggu sementara wahana yang lain biasa-biasa aja. Untung Tuhan mendengar suara kekecewaan gue dan hujan pun diberhentikan. Permainan kembali diaktifkan (yes!)
Semua wahana di tempat ini beroperasi hingga jam setengah lima, jadi pastikan Anda tidak datang sore-sore lho ya.
Oke, segini dulu travel report gue. Untuk yang BNS ntar disambung di tulisan berikutnya deh.
Tips Wisata Batu dan Malang:
  • Jangan membawa bekal karena nantinya akan ditahan oleh petugas hotel
  • Jika Anda datang di musim liburan, pilihlah ke Jatim Park 1 di pagi hari supaya tidak antre wahana terlalu panjang
  • Disarankan datang pada saat musim panas (kemarau)

Baca Sebelum dan Sesudahnya:
Bus Handoyo
Batu Night Spectacular

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response