Zero Motivation (2014); Film Komedi Prajurit Israel Perempuan di Markas Tengah Gurun

Zero Motivation (2014); Film Komedi Prajurit Israel Perempuan di Markas Tengah Gurun
Zero Motivation (2014). Sumber gambar: IMDB

Zero Motivation berjudul asli Efes beyahasei enosh. Memenangkan begitu banyak kategori di Awards of the Israeli Film Academy, sebut saja Best Director, Best Actress, Best Screenplay, Best Editing, Best Casting, Best Music. Dan nominasi untuk Best Film, Best Supporting Actress, Best Art Direction, Best Makeup, Best Sound. Juga menang Jury Award dan Nora Ephron Prize di Tribeca Film Festival 2014. Merupakan film panjang perdana dari sutradara Talya Lavie yang juga sekaligus menulis skenarionya.

Zohar (Dana Ivgy-Or [My Treasure], Next to Her) dan Daffi (Nelly Tagar) baru saja kembali ke markas militer Shivzaon yang terletak di tengah-tengah gurun pasir. Daffi merasa frustrasi berada di tempat seperti itu, namun Zohar menjadi sahabat terbaik yang terus mengobarkan semangatnya. Mereka berdua dan sejumlah prajurit non-perang lainnya adalah bawahan Rama (Shani KleinA Borrowed Identity) di kantor administrasi militer Israel. Meski disebut militer, para prajurit perempuan non-perang tidak melulu memiliki badan yang bagus-bagus amat dan berotot. Mereka memang diajarkan teknik bela diri dan memegang senjata, tapi tidak untuk digunakan dalam latihan intens apalagi maju di medan perang.

Kantor personalia sangatlah santai. Zohar gamer minesweeper yang kalau sudah bertemu dengan permainan favoritnya, akan susah disuruh beranjak. Selain itu, dia sering diolok-olok karena masih perawan dan mengincar seorang prajurit tampan namun tidak tertarik padanya. Daffi terobsesi pindah ke kota ketimbang berada di gurun yang sangat membosankan. Dia mengirimkan begitu banyak surat ke kantor pusat agar dipindahkan ke kota dan menempati bagian yang masih tidak jauh-jauh dari administrasi. Rama, mengincar jabatan kapten dan galak pada bawahannya yang payah soal kedisiplinan. Ada lagi pendatang baru, Tehila, yang rupanya menyimpan misi pribadi.

Rama selalu kerepotan menyuruh anak buahnya membuatkan minuman untuk para petinggi yang sedang rapat. Tugas itu sebenarnya dilimpahkan pada Daffi, dan Daffi yang merasa sebentar pagi mendapat panggilan tugas di kota, melimpahkannya pada Tehila.

Para prajurit Israel ibarat para model majalah yang didandani dengan busana militer. Sulit mempercayai bahwa mereka bisa menghajarmu dengan krav maga atau menempak otak kotormu dengan senjata otomatis. Namun sang sutradara tentu saja tidak memilih pemain-pemain sebening Gal Gadot sebab ini adalah film komedi mereka bertingkah alamiah, bereaksi dengan keadaan yang memaksa mereka berada jauh dari peradaban. Talya Lavie juga menyoroti tentang hubungan intim yang terjadi di antara prajurit perempuan dengan laki-laki atau prajurit pencinta sesama jenis. Jika ingin menonton kisah cinta prajurit sesama jenis, Yossi & Jagger adalah salah satunya.

Trailer Zero Motivation hanya memperlihatkan sedikit saja dari kelucuan para prajurit ini. Penonton akan tertawa lebih banyak ketika Zohar dan Daffi berperang dengan “senjata andalan”, merusak kantor, menghapus database penting. Ada pula seorang prajurit Rusia yang bertingkah aneh setelah didatangi arwah penasaran. Rama yang makin frustrasi ketika mendapati ruang kerjanya penuh dengan kertas ulah Zohar yang disuruhnya merapikan kantor semalaman. Prajurit yang di kantor senang betul menyanyi bak berada di tempat karaoke. Percayalah, di balik Israel yang senang menindas Palestina, ada prajurit-prajurit muda yang seenak udelnya sendiri.

Trailer Zero Motivation (2014):

Jogja, 5 April 2017

Nisrina

Nisrina

Ini rumah virtual saya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca. Kalau ada perlu, boleh email ke: sureltapakrantau@gmail.com

Leave a Response